Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Bangsa yang Ramah atau Marah (?)

Bangsa yang Ramah atau Marah (?)

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
  • visibility 402
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada apa dengan negeri ini sebenarnya? Kenapa dengan mudahnya kita menjumpai, di rumah, di jalanan, di gedung-gedung DPR, dan bahkan mirisnya ditempat-tempat ibadah, orang yang marah-marah. Bukan saja melalui tindakan, tetapi juga ujaran dan kata-kata yang seolah dipilih kasar dan menusuk. Pers atau bahkan media televisi pun tampaknya suka dengan berita dan tayangan-tayangan yang menampilkan kemarahan.

Yang lebih memprihatinkan, bahasa kemarahan tersebut juga sudah seperti tren dikalangan para intelektual dan agamawan. Khotbah keagamaan, ceramah-ceramah dan bahkan makalah ilmiah, rasanya kurang sedap jika tak dibumbui ujaran kebencian dan nada kemarahan. Bukan saja dikota-kota besar, setingkat kecamatan atau bahkan desa pun akan dengan mudah menyaksikan dan mendengarkan khotbah, atau ceramah yang dengan kebencian yang luar biasa menghujat pihak-pihak tertentu yang tidak sepaham dengan dirinya. Mereka dengan mudahnya menyuarakan kegeraman atas nama amar ma’ruf nahi munkar, lalu menganggap apa yang dikemukakan merupakan kebenaran satu-satunya. Sedangkan yang bersebrangan pasti salah, dan yang salah pasti jahanam. (gus mus)

Dari bacaan, ceramah, dan khutbah-khutbah tadi pada saatnya menjalar ke hal yang lain, seperti media komunikasi internet (medsos). Lihatlah dan bacalah apa yang ditulis orang-orang diruang khusus yang disediakan untuk mengomentari suatu berita atau opini di dunia maya, atau chat yang ditulis sesama teman didalam grup. Bahkan saudara, adik-adik kita yang bagiku untuk umur setingkat mereka, sudah dengan mudah mendapat kosa kata-kosa kata yang kurang pantas.

Kita boleh beranalisis bahwa fenomena tersebut adalah akibat dari berbagai faktor. Baik karena tekanan ekonomi, ketimpangan sosial, dan bahkan yang paling utama yaitu ketertinggalan. Namun mengingat bahwa mayoritas negeri ini beragama Islam, pengikut Nabi Muhammad SAW, fenomena tersebut tetap saja memprihatinkan. Apalagi jika para elit agama yang mengajarkan budi pekerti justru ikut larut dan menjadi pelopor tren jahiliyah tersebut.

Sekali lagi pertanyaan yang sama muncul. Ada apa dengan negeri ini? Apakah hanya karena panas global? Atau karena apa? Lalu, jika sudah seperti tadi, siapa lagi yang akan kita panuti?

Bagi umat islam, al-khairu kulluhu fittibaa’ir Rasul, yang terbaik dan paling baik adalah mengikuti jejak Rasul Muhammad SAW. Dan ini perintah Allah. Nabi Muhammad sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran, beliau memiliki keluhuran budi yang luar biasa, lemah lembut, tidak kasar dan tidak kaku. Kesaksian para sahabat sepakat bahwa panutan agung kita benar-benar teladan. Pribadi yang mulia, tidak bengis, tidak kasar. Tidak suka mengumpat dan memaki, tidak menegur dengan cara yang menyakitkan hati, tidak membalas keburukan dengan keburukan, melainkan memaafkan.

Bagi Nabi Muhammad SAW, orang yang paling mulia bukanlah orang yang paling pandai, atau orang yang fasih berbicara, bagi beliau orang yang mulia ialah orang yang mulia akhlaqnya.

Penulis

Suka menulis hal receh, tapi kadang ujungnya serius.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 3Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Ahad 7 Mei 2023 bertempat di gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR melantik sejumlah Pengurus Lembaga PAC GP Ansor beserta Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang. Pelantikan diawali dengan apel bersama Ansor Banser se Kecamatan Balapulang, yang dipimpin oleh pembina apel sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang Gus Khotibul Umam. […]

  • Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, PAC GP Ansor Balapulang Gelar Ansor Championship photo_camera 4

    Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, PAC GP Ansor Balapulang Gelar Ansor Championship

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BALAPULANG – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Balapulang menggelar ajang Pekan Olahraga bertajuk Ansor Championship 2026. Kegiatan yang dirancang untuk merangkul potensi pemuda di wilayah Balapulang ini mempertandingkan tiga cabang olahraga populer, yakni Catur, e-sports Mobile Legends, dan Fun Futsal. Ketua PAC GP Ansor Balapulang, […]

  • NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi dan transformasi digital, NU Online telah membuktikan dirinya sebagai media rujukan yang tak tergantikan bagi warga Nahdliyin. Usianya yang ke-22 bukan sekadar angka, melainkan simbol konsistensi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah secara moderat, mendalam, dan relevan dengan zaman. Hasan Basri Marwah, dalam tulisannya NU Online dan Transformasi Ritmisnya, […]

  • Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Karangjambu, Ansor Balapulang – Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Balapulang kunjungi salah satu anggota BANSER Ranting Karangjambu yang terkena musibah lemparan oncor saat mengawal pawai obor malam lebaran tahun 2023. Kunjungan tersebut merupakan wujud solidaritas dan merupakan bentuk perhatian Pimpinan Anak Cabang kepada seluruh anggota GP ANSOR dan BANSER yang sedang ditimpa musibah. Kejadian tersebut […]

  • Sepak Terjang Muslimat NU

    Sepak Terjang Muslimat NU

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 418
    • 2Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) hari ini genap berusia 77 tahun. Organisasi bagi perempuan Nahdliyin ini berdiri pada 29 Maret 1946 M atau bertepatan dengan tanggal 21 Rabiul Akhir 1365 H di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini disepakati oleh para ulama NU pada Muktamar Ke-16 NU di kota tersebut, sebagaimana disebut dalam Ensiklopedia NU. Pada mulanya, […]

  • Posko Banser Jadi Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan di Jalur Mudik Kecamatan Balapulang photo_camera 3

    Posko Banser Jadi Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan di Jalur Mudik Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang – Kehadiran Posko Mudik Banser 2026 tidak hanya berfungsi menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di sepanjang jalur mudik Kecamatan Balapulang. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Satuan Koordinasi Rayon Banser Balapulang, Ali Imron, saat melakukan penjagaan posko di wilayah Balapulang, Kamis (19/3/2026) malam. Dalam tinjauannya, Imron […]

expand_less