Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 537
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam konteks budaya Indonesia, penghormatan kepada atasan serta ungkapan empati pada saat berduka merupakan hal yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari tata krama. Namun, ketika ekspresi tersebut dipublikasikan melalui akun resmi lembaga, muncul pertanyaan mendasar: apakah konten tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat, atau sekadar untuk kepentingan pejabat?

Belakangan fenomena terkait akun resmi instansi pemerintah semakin sering mengunggah ucapan yang bersifat lebih personal kepada pucuk pimpinannya. Misalnya saja ucapan selamat ulang tahun, ucapan selamat atas kelahiran anaknya, hingga ucapan bela sungkawa.

Tidak dapat dipungkiri, terdapat sisi positif dari praktik ini. Unggahan seremonial dapat menampilkan sisi manusiawi lembaga, menunjukkan rasa empati, serta memperkuat kohesi internal. Akan tetapi, nilai tersebut hanya relevan apabila dilakukan secara proporsional dan terukur.

Alih-alih mendapat simpati publik, risiko yang muncul justru lebih besar. Publik dapat menilai akun resmi seakan berubah menjadi album penghormatan, sehingga mandat utama lembaga—yakni melayani masyarakat—menjadi kabur. Lebih jauh, praktik ini berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif: ada pejabat yang mendapat ucapan, sementara yang lain tidak.

Dalam teori komunikasi, dikenal konsep agenda setting, yakni bahwa isu yang sering dipublikasikan akan dianggap penting oleh publik. Apabila konten seremonial mendominasi, masyarakat dapat menangkap sinyal bahwa urusan pejabat lebih diprioritaskan dibandingkan layanan publik.

Praktik di negara lain menunjukkan standar yang lebih ketat. Inggris, misalnya, memiliki protokol duka nasional yang seragam. Di Amerika Serikat, aturan jelas menyatakan bahwa akun resmi hanya boleh digunakan untuk kepentingan lembaga. Hampir tidak ditemukan unggahan ucapan ulang tahun pejabat pada akun pemerintah.

Di sinilah letak pentingnya keadilan prosedural. Publik tidak hanya menilai substansi pesan, tetapi juga menilai keadilan dalam pemilihan dan penyajiannya. Apabila ucapan hanya diberikan kepada pihak tertentu, rasa keadilan publik dapat terganggu, dan netralitas lembaga ikut dipertaruhkan.

Kembali lagi, ucapan seremonial memang mencerminkan sopan santun, namun perlu dibatasi oleh standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, proporsi yang adil, serta prioritas pada konten layanan publik. Akun resmi lembaga pemerintah seyogianya dipahami sebagai wajah publik, bukan sekadar panggung seremonial.

Penulis

Suka menulis yang agak serius, juga penikmat sunyi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silaturahmi, PAC GP Ansor Balapulang Gelar Rangkaian Giat Ramadan hingga Ziarah Tokoh Daerah Play Button photo_camera 4

    Pererat Silaturahmi, PAC GP Ansor Balapulang Gelar Rangkaian Giat Ramadan hingga Ziarah Tokoh Daerah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 471
    • 0Komentar

    BALAPULANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Balapulang menggelar rangkaian kegiatan religius dan sosial yang padat pada Kamis, 12 Maret 2026. Berpusat di Gedung MWCNU Balapulang, acara ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penghormatan terhadap sejarah lokal Kabupaten Tegal. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor serta Kepala […]

  • Turnamen Minisoccer Ansor Cup Meriahkan Harlah GP Ansor ke-92

    Turnamen Minisoccer Ansor Cup Meriahkan Harlah GP Ansor ke-92

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Dalam rangka memperingati Hari Lahir GP Ansor ke-92, PC GP Ansor Kabupaten Tegal menggelar Turnamen Minisoccer Ansor Cup di lapangan Naga Soccer, Trayeman Slawi. Ajang olahraga ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus semangat juang kader Ansor dalam mempererat tali persaudaraan. Turnamen mini soccer diikuti oleh 18 tim dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten […]

  • Dalam Rangka 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, Badan Kesbangpol Kabupaten Tegal Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bersama Banom NU se Kabupaten Tegal.

    Dalam Rangka 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, Badan Kesbangpol Kabupaten Tegal Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bersama Banom NU se Kabupaten Tegal.

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Slawi, Ansor Balapulang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tegal menggelar acara Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Grand Dian Slawi pada Rabu, 28 Mei 2025. Acara tersebut dihadiri Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan diikuti oleh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama; Fatayat NU, Ansor, IPNU, dan IPPNU, […]

  • Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

    Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Z. A. Fikri
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral yang hanya menjadi tanggung jawab kementerian atau petani semata. Ia telah menjelma menjadi tantangan strategis bangsa, yang menentukan kualitas hidup, stabilitas sosial, hingga kedaulatan negara. Dalam konteks ini, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor tidak boleh bersifat pasif. Ketahanan pangan harus dipandang sebagai ladang jihad sosial yang menuntut […]

  • Kang Yai

    Kang Yai

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Habibah Nadz
    • visibility 117
    • 0Komentar

    “Iya di sini, tapi kalau untuk jadi menantu Mbah Kiai ya paling tidak nyantren lagi dua tahun, pulang-pulang hafidz, baru deh dipek mantu sama Mbah Kiai..” Rohanah mengakhiri pembicaraan sambil melenggang ke arah kompor. Yang ditinggal saling lirik sambil berbisik, “Mbak Rohanah cemburu..“

  • PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Akhi Subkhi
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Slawi, 20 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Lantai 3 PCNU Kabupaten Tegal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2. Muskercab 2 tersebut bertujuan merumuskan arah strategis dan kebijakan organisasi ke depan. Forum ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya dan perancangan langkah konkret untuk mendukung kemajuan […]

expand_less