Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 614
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam konteks budaya Indonesia, penghormatan kepada atasan serta ungkapan empati pada saat berduka merupakan hal yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari tata krama. Namun, ketika ekspresi tersebut dipublikasikan melalui akun resmi lembaga, muncul pertanyaan mendasar: apakah konten tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat, atau sekadar untuk kepentingan pejabat?

Belakangan fenomena terkait akun resmi instansi pemerintah semakin sering mengunggah ucapan yang bersifat lebih personal kepada pucuk pimpinannya. Misalnya saja ucapan selamat ulang tahun, ucapan selamat atas kelahiran anaknya, hingga ucapan bela sungkawa.

Tidak dapat dipungkiri, terdapat sisi positif dari praktik ini. Unggahan seremonial dapat menampilkan sisi manusiawi lembaga, menunjukkan rasa empati, serta memperkuat kohesi internal. Akan tetapi, nilai tersebut hanya relevan apabila dilakukan secara proporsional dan terukur.

Alih-alih mendapat simpati publik, risiko yang muncul justru lebih besar. Publik dapat menilai akun resmi seakan berubah menjadi album penghormatan, sehingga mandat utama lembaga—yakni melayani masyarakat—menjadi kabur. Lebih jauh, praktik ini berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif: ada pejabat yang mendapat ucapan, sementara yang lain tidak.

Dalam teori komunikasi, dikenal konsep agenda setting, yakni bahwa isu yang sering dipublikasikan akan dianggap penting oleh publik. Apabila konten seremonial mendominasi, masyarakat dapat menangkap sinyal bahwa urusan pejabat lebih diprioritaskan dibandingkan layanan publik.

Praktik di negara lain menunjukkan standar yang lebih ketat. Inggris, misalnya, memiliki protokol duka nasional yang seragam. Di Amerika Serikat, aturan jelas menyatakan bahwa akun resmi hanya boleh digunakan untuk kepentingan lembaga. Hampir tidak ditemukan unggahan ucapan ulang tahun pejabat pada akun pemerintah.

Di sinilah letak pentingnya keadilan prosedural. Publik tidak hanya menilai substansi pesan, tetapi juga menilai keadilan dalam pemilihan dan penyajiannya. Apabila ucapan hanya diberikan kepada pihak tertentu, rasa keadilan publik dapat terganggu, dan netralitas lembaga ikut dipertaruhkan.

Kembali lagi, ucapan seremonial memang mencerminkan sopan santun, namun perlu dibatasi oleh standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, proporsi yang adil, serta prioritas pada konten layanan publik. Akun resmi lembaga pemerintah seyogianya dipahami sebagai wajah publik, bukan sekadar panggung seremonial.

Penulis

Suka menulis yang agak serius, tapi kadang receh.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Doa (Foto: Mindra Purnomo)

    Mengenal Pengarang Doa Kamilin Yang Dibaca Setelah Shalat Tarawih

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Siapa pengarang doa kamilin yang dibaca setelah shalat tarawih? Ada yang khas dari sejumlah Masjid dan Mushala saat Ramadhan. Salah satunya adalah digunakannya ‘Doa Kamilin’ oleh imam atau bilal setelah menyelesaikan shalat tarawih. Lantas, siapakah pengarang dari doa tersebut? Sekadar diketahui bahwa doa yang hampir selalu dibaca oleh umat Islam di Tanah Air ini juga […]

  • Perbedaan Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar

    Perbedaan Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Nuzulul Qur’an adalah waktu di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan. Di Indonesia lazim diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, umumnya di malam hari. Hampir di seluruh tempat di Nusantara mengadakan seremoni layaknya memperingati Maulid Nabi, Isra Mi’raj dan hari besar lainnya. Banyak cara masyarakat mengisi acara Nuzulul Qur’an, mulai dari tumpengan, pengajian, istighotsah, tahlil, khataman Al-Qur’an, […]

  • PAC GP Ansor Balapulang Siapkan Kader Berkualitas Lewat Screening PKD

    PAC GP Ansor Balapulang Siapkan Kader Berkualitas Lewat Screening PKD

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Balapulang menggelar screening calon peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Minggu (19/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal dalam rangkaian kaderisasi sebelum pelaksanaan PKD yang dijadwalkan pada Jumat-Minggu, 24–26 Juli 2026 di MI Nurul Huda Tembongwah. Peserta yang telah mendaftar Screening sebanyak […]

  • PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 3Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Ahad 7 Mei 2023 bertempat di gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR melantik sejumlah Pengurus Lembaga PAC GP Ansor beserta Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang. Pelantikan diawali dengan apel bersama Ansor Banser se Kecamatan Balapulang, yang dipimpin oleh pembina apel sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang Gus Khotibul Umam. […]

  • Posko Banser Jadi Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan di Jalur Mudik Kecamatan Balapulang photo_camera 3

    Posko Banser Jadi Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan di Jalur Mudik Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang – Kehadiran Posko Mudik Banser 2026 tidak hanya berfungsi menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di sepanjang jalur mudik Kecamatan Balapulang. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Satuan Koordinasi Rayon Banser Balapulang, Ali Imron, saat melakukan penjagaan posko di wilayah Balapulang, Kamis (19/3/2026) malam. Dalam tinjauannya, Imron […]

  • Kang Yai

    Kang Yai

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Habibah Nadz
    • visibility 232
    • 0Komentar

    “Iya di sini, tapi kalau untuk jadi menantu Mbah Kiai ya paling tidak nyantren lagi dua tahun, pulang-pulang hafidz, baru deh dipek mantu sama Mbah Kiai..” Rohanah mengakhiri pembicaraan sambil melenggang ke arah kompor. Yang ditinggal saling lirik sambil berbisik, “Mbak Rohanah cemburu..“

expand_less