Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jangan Salahkan Mbah Google

Jangan Salahkan Mbah Google

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
  • visibility 494
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANSORBALAPULANG.OR.ID – Google merupakan salah satu mesin pencari yang paling populer digunakan oleh masyarakat di antara mesin pencari lainnya. Bahkan karena kepiawaiannya menjawab berbagai macam pertanyaan sampai-sampai dijuluki ‘simbah’ oleh kalangan pemuda jaman sekarang.

Bagi orang yang lebih dahulu mengenal internet, tentu sudah tidak asing dengan istilah search engine atau alat mesin pencari. Selain google, alat pencari yang tersedia kala itu sangat beragam. Mulai dari Yahoo! Search, Bing, Ask, Yandex, Wiki dan lain sebagainya.

Karena pengguna internet saat ini mayoritas melalui smartphone android, yang mana android merupakan salah satu produk dari perusahaan Google, maka segala macam aktivitas pencarian kita disediakan oleh perusahaan tersebut.

Bukan hanya pertanyaan yang sifatnya akademik, Google sendiri mendesain alat pencarinya sedekat mungkin dengan para penggunanya. Bahkan, dengan berkembangnya kecerdasan buatan saat ini, berbagai macam pertanyaan konyol pun mampu dijawab oleh mesin pencari tersebut.

tampilan asisten google saat menerima perintahkan

Silakan saja tahan tombol Home di smartphone android yang kalian gunakan dan tanyakan hal apa pun, kecerdasan buatan yang ditanamkan dalam mesin pencari google tersebut akan menjawab dengan mudah selama terkoneksi dengan internet.

Mudahnya penggunaan dan cepatnya jawaban yang ditampilkan, menjadikan google sebagai mesin pencari populer di dunia. Selain itu, Google juga memiliki lebih banyak fitur dibanding para pesaingnya. Tak heran, lebih dari 90 persen pengguna mempercayakan jawaban atas apa yang mereka cari kepada Google.

Seperti yang telah diulas sebelumnya, Google saat ini mampu menjawab berbagai pertanyaan yang dilayangkan kepadanya. Bahkan, para akademisi atau santri sekalipun, sering menggunakan alat mesin pencari tersebut untuk mencari referensi atau jawaban atas pertanyaan yang muncul di pikirannya.

Penulis sendiri mengamati, ada dua kubu dalam merespon penggunaan alat pencari tersebut. Bagi yang sudah melek teknologi, penggunaan Google sebagai alat bantu pencarian sangat memudahkan tugasnya manakala ada hal cepat yang ingin ia ketahui atau ingat kembali. Tetapi sebaliknya, bagi akademisi atau santri tulen (tidak selalu juga), bertanya atau mencari jawaban, harus kepada ahlinya. Entah itu bersumber dari buku, kitab, dosen, atau bahkan kiyai sekalipun. Padahal, tak sedikit kiyai saat ini juga mempercayakan pilihan jawaban kepada Mbah Google.

Yang perlu diingat di sini, penggunaan mesin pencari tersebut, sama halnya dengan seseorang yang masuk ke dalam ruang perpustakaan yang di dalamnya terdapat berbagai macam sumber referensi jawaban. Kualitas dan kebenaran jawaban tergantung kemampuan dan pengetahuan dari orangnya. Perpustakaan hanya menyediakan pilihan jawaban atas apa yang mereka cari. Atau seseorang yang sedang mencari jawaban atas suatu pertanyaan, terdapat berbagai macam pilihan dosen atau kiyai yang akan menjawab. Tergantung mana dan ke mana yang akan dipilih sebagai sumber atas pertanyaan yang kita butuh kan.

Artinya, penting sekali mengetahui dasar ilmu pengetahuannya terlebih dahulu. Bagi penulis, tidak masalah mencari sumber referensi melalui mesin pencari Google. Asalkan kita tahu sumber yang kita baca, itu bisa kita jadikan rujukan dalam mengambil sikap, atau menentukan solusi suatu masalah. Toh banyak kiyai yang mendorong para da’i muda untuk mempublikasikan karyanya di internet. Juga mengunggah kitab-kitab konvensional yang sering menjadi rujukan supaya bisa dinikmati oleh mereka yang tidak mempunyai versi cetaknya.

Kembali lagi ke awal. Jangan salahkan Mbah Google yang menyodorkan jawaban. Melainkan, perbaiki kualitas baca kita agar tidak mudah dan salah menentukan sumber referensi yang akan kita gunakan.

Salam literasi.

Penulis

Suka menulis hal receh, tapi kadang ujungnya serius.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Minisoccer Ansor Cup Meriahkan Harlah GP Ansor ke-92

    Turnamen Minisoccer Ansor Cup Meriahkan Harlah GP Ansor ke-92

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Dalam rangka memperingati Hari Lahir GP Ansor ke-92, PC GP Ansor Kabupaten Tegal menggelar Turnamen Minisoccer Ansor Cup di lapangan Naga Soccer, Trayeman Slawi. Ajang olahraga ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus semangat juang kader Ansor dalam mempererat tali persaudaraan. Turnamen mini soccer diikuti oleh 18 tim dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten […]

  • Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang — Nuansa kepedulian dan kebersamaan menyelimuti Gedung MWC NU Balapulang pada Jumat, 4 Juli 2025. Dalam rangka menyambut inaugurasi Pimpinan Cabang baru, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Ansor Berbagi, berupa santunan anak yatim yang dilaksanakan di seluruh kecamatan berdasarkan zonasi. Pada Zona 6, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Balapulang dan mencakup dua […]

  • Workshop Transformasi Media Digital Ansor Korwil 6 Bekali Kader Kuasai Teknologi dan Narasi Digital

    Workshop Transformasi Media Digital Ansor Korwil 6 Bekali Kader Kuasai Teknologi dan Narasi Digital

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Balapulang – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal terus mendorong peningkatan kapasitas kader dalam menghadapi era digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Transformasi Media Digital Kader Ansor bertema “Transformasi Digital Kader Ansor, Menguasai Media, Menggerakkan Narasi, Menuju Organisasi yang Maju dan Tangguh” yang digelar di Gedung MWC NU Balapulang, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi […]

  • PAC Fatayat NU Balapulang Gelar LKD 2026, Cetak Kader Militan dan Berdaya untuk Umat photo_camera 4

    PAC Fatayat NU Balapulang Gelar LKD 2026, Cetak Kader Militan dan Berdaya untuk Umat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    BALAPULANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Balapulang resmi menggelar kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) pada Sabtu–Minggu, 26–27 September 2026. Agenda pengkaderan formal ini diikuti oleh 73 peserta yang merupakan delegasi dari Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Balapulang, dengan rincian 2 orang utusan dari setiap PR dan […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 1.023
    • 1Komentar

    Perhelatan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII Gerakan Pemuda Ansor Balapulang, Ahad (18/05/2025) berlangsung lancar. Forum permusyawaratan tertinggi GP Ansor tingkat Anak Cabang yang digelar di Gedung MWC NU Balapulang tersebut secara mufakat menetapkan Evant Andi Aenurohman sebagai Ketua Terpilih Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028.

  • PAC GP ANSOR Balapulang Laksanakan PKD Guna Cetak Kader Militan

    PAC GP ANSOR Balapulang Laksanakan PKD Guna Cetak Kader Militan

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 374
    • 2Komentar

    Karangjambu, Balapulang – Jum’at 1 September 2023 bertempat di Gedung Madrasah Ibtidaiyah Ikhsaniyah Karangjambu Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) ANSOR Balapulang gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP ANSOR selama 3 hari guna cetak kader militan. Ketua Panitia PKD, Muhamad Solehudin menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti PKD tersebut sejumlah 31 […]

expand_less