Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jangan Salahkan Mbah Google

Jangan Salahkan Mbah Google

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
  • visibility 421
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANSORBALAPULANG.OR.IDGoogle merupakan salah satu mesin pencari yang paling populer digunakan oleh masyarakat di antara mesin pencari lainnya. Bahkan karena kepiawaiannya menjawab berbagai macam pertanyaan sampai-sampai dijuluki ‘simbah’ oleh kalangan pemuda jaman sekarang.

Bagi orang yang lebih dahulu mengenal internet, tentu sudah tidak asing dengan istilah search engine atau alat mesin pencari. Selain google, alat pencari yang tersedia kala itu sangat beragam. Mulai dari Yahoo! Search, Bing, Ask, Yandex, Wiki dan lain sebagainya.

Karena pengguna internet saat ini mayoritas melalui smartphone android, yang mana android merupakan salah satu produk dari perusahaan Google, maka segala macam aktivitas pencarian kita disediakan oleh perusahaan tersebut.

Bukan hanya pertanyaan yang sifatnya akademik, Google sendiri mendesain alat pencarinya sedekat mungkin dengan para penggunanya. Bahkan, dengan berkembangnya kecerdasan buatan saat ini, berbagai macam pertanyaan konyol pun mampu dijawab oleh mesin pencari tersebut.

tampilan asisten google saat menerima perintahkan

Silakan saja tahan tombol Home di smartphone android yang kalian gunakan dan tanyakan hal apa pun, kecerdasan buatan yang ditanamkan dalam mesin pencari google tersebut akan menjawab dengan mudah selama terkoneksi dengan internet.

Mudahnya penggunaan dan cepatnya jawaban yang ditampilkan, menjadikan google sebagai mesin pencari populer di dunia. Selain itu, Google juga memiliki lebih banyak fitur dibanding para pesaingnya. Tak heran, lebih dari 90 persen pengguna mempercayakan jawaban atas apa yang mereka cari kepada Google.

Seperti yang telah diulas sebelumnya, Google saat ini mampu menjawab berbagai pertanyaan yang dilayangkan kepadanya. Bahkan, para akademisi atau santri sekalipun, sering menggunakan alat mesin pencari tersebut untuk mencari referensi atau jawaban atas pertanyaan yang muncul di pikirannya.

Penulis sendiri mengamati, ada dua kubu dalam merespon penggunaan alat pencari tersebut. Bagi yang sudah melek teknologi, penggunaan Google sebagai alat bantu pencarian sangat memudahkan tugasnya manakala ada hal cepat yang ingin ia ketahui atau ingat kembali. Tetapi sebaliknya, bagi akademisi atau santri tulen (tidak selalu juga), bertanya atau mencari jawaban, harus kepada ahlinya. Entah itu bersumber dari buku, kitab, dosen, atau bahkan kiyai sekalipun. Padahal, tak sedikit kiyai saat ini juga mempercayakan pilihan jawaban kepada Mbah Google.

Yang perlu diingat di sini, penggunaan mesin pencari tersebut, sama halnya dengan seseorang yang masuk ke dalam ruang perpustakaan yang di dalamnya terdapat berbagai macam sumber referensi jawaban. Kualitas dan kebenaran jawaban tergantung kemampuan dan pengetahuan dari orangnya. Perpustakaan hanya menyediakan pilihan jawaban atas apa yang mereka cari. Atau seseorang yang sedang mencari jawaban atas suatu pertanyaan, terdapat berbagai macam pilihan dosen atau kiyai yang akan menjawab. Tergantung mana dan ke mana yang akan dipilih sebagai sumber atas pertanyaan yang kita butuh kan.

Artinya, penting sekali mengetahui dasar ilmu pengetahuannya terlebih dahulu. Bagi penulis, tidak masalah mencari sumber referensi melalui mesin pencari Google. Asalkan kita tahu sumber yang kita baca, itu bisa kita jadikan rujukan dalam mengambil sikap, atau menentukan solusi suatu masalah. Toh banyak kiyai yang mendorong para da’i muda untuk mempublikasikan karyanya di internet. Juga mengunggah kitab-kitab konvensional yang sering menjadi rujukan supaya bisa dinikmati oleh mereka yang tidak mempunyai versi cetaknya.

Kembali lagi ke awal. Jangan salahkan Mbah Google yang menyodorkan jawaban. Melainkan, perbaiki kualitas baca kita agar tidak mudah dan salah menentukan sumber referensi yang akan kita gunakan.

Salam literasi.

Penulis

Suka menulis yang agak serius, tapi kadang receh.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Karangjambu, Ansor Balapulang – Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Balapulang kunjungi salah satu anggota BANSER Ranting Karangjambu yang terkena musibah lemparan oncor saat mengawal pawai obor malam lebaran tahun 2023. Kunjungan tersebut merupakan wujud solidaritas dan merupakan bentuk perhatian Pimpinan Anak Cabang kepada seluruh anggota GP ANSOR dan BANSER yang sedang ditimpa musibah. Kejadian tersebut […]

  • Pemuda Ansor Menolak Anarkisme, Mengawal Aspirasi

    Pemuda Ansor Menolak Anarkisme, Mengawal Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Laler Ijo
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Delapan puluh tahun merdeka adalah capaian sejarah besar bangsa Indonesia. Namun, usia yang matang ini tidak serta-merta menghadirkan keadaan bangsa yang sepenuhnya stabil. Justru setelah gegap gempita perayaan HUT ke-80, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa ketidakpuasan rakyat terhadap jalannya pemerintahan masih kerap mengemuka. Gelombang demonstrasi yang mengusung “17+8 Tuntutan Rakyat” menjadi bukti bahwa masih ada […]

  • PAC GP Ansor Balapulang Audiensi dengan Camat Balapulang, Bangun Sinergi Kelembagaan

    PAC GP Ansor Balapulang Audiensi dengan Camat Balapulang, Bangun Sinergi Kelembagaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Balapulang, 2 Juli 2025 — Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Balapulang melakukan audiensi resmi dengan Camat Balapulang di Kantor Kecamatan. Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi strategis serta memperkuat sinergi antara GP Ansor dan pemerintah kecamatan dalam mendukung program kepemudaan dan sosial kemasyarakatan. Rombongan pengurus GP Ansor Balapulang yang dipimpin oleh Ketua PAC hadir […]

  • Mengatasi Perbedaan Cara Hormat Santri Terhadap Guru Formal dan Guru Ngaji

    Mengatasi Perbedaan Cara Hormat Santri Terhadap Guru Formal dan Guru Ngaji

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Ahmad Nahrowi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Boleh jadi, melalui seorang guru formal yang sering kita sepelekan itulah Allah membuka jalan bagi masa depan kita. Jangan-jangan selama ini kita keliru memahami takdzim. Kita begitu pandai menundukkan kepala di hadapan Kiai, tetapi begitu sulit menundukkan ego di hadapan guru formal.

  • Banser Balapulang Bersama TNI-POLRI Gelar Patroli Gabungan Wujudkan Trantib Wilayah Play Button photo_camera 4

    Banser Balapulang Bersama TNI-POLRI Gelar Patroli Gabungan Wujudkan Trantib Wilayah

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Balapulang, 28 September 2025 — Dalam rangka menciptakan lingkungan yang tertib dan aman, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Balapulang menggelar patroli gabungan bersama Kepolisian Sektor dan Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Balapulang. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu malam dan menyusuri sejumlah titik strategis di wilayah kecamatan. Patroli ini merupakan bentuk sinergi antara lembaga keamanan negara […]

  • Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang — Nuansa kepedulian dan kebersamaan menyelimuti Gedung MWC NU Balapulang pada Jumat, 4 Juli 2025. Dalam rangka menyambut inaugurasi Pimpinan Cabang baru, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Ansor Berbagi, berupa santunan anak yatim yang dilaksanakan di seluruh kecamatan berdasarkan zonasi. Pada Zona 6, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Balapulang dan mencakup dua […]

expand_less