Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jangan Salahkan Mbah Google

Jangan Salahkan Mbah Google

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
  • visibility 495
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANSORBALAPULANG.OR.ID – Google merupakan salah satu mesin pencari yang paling populer digunakan oleh masyarakat di antara mesin pencari lainnya. Bahkan karena kepiawaiannya menjawab berbagai macam pertanyaan sampai-sampai dijuluki ‘simbah’ oleh kalangan pemuda jaman sekarang.

Bagi orang yang lebih dahulu mengenal internet, tentu sudah tidak asing dengan istilah search engine atau alat mesin pencari. Selain google, alat pencari yang tersedia kala itu sangat beragam. Mulai dari Yahoo! Search, Bing, Ask, Yandex, Wiki dan lain sebagainya.

Karena pengguna internet saat ini mayoritas melalui smartphone android, yang mana android merupakan salah satu produk dari perusahaan Google, maka segala macam aktivitas pencarian kita disediakan oleh perusahaan tersebut.

Bukan hanya pertanyaan yang sifatnya akademik, Google sendiri mendesain alat pencarinya sedekat mungkin dengan para penggunanya. Bahkan, dengan berkembangnya kecerdasan buatan saat ini, berbagai macam pertanyaan konyol pun mampu dijawab oleh mesin pencari tersebut.

tampilan asisten google saat menerima perintahkan

Silakan saja tahan tombol Home di smartphone android yang kalian gunakan dan tanyakan hal apa pun, kecerdasan buatan yang ditanamkan dalam mesin pencari google tersebut akan menjawab dengan mudah selama terkoneksi dengan internet.

Mudahnya penggunaan dan cepatnya jawaban yang ditampilkan, menjadikan google sebagai mesin pencari populer di dunia. Selain itu, Google juga memiliki lebih banyak fitur dibanding para pesaingnya. Tak heran, lebih dari 90 persen pengguna mempercayakan jawaban atas apa yang mereka cari kepada Google.

Seperti yang telah diulas sebelumnya, Google saat ini mampu menjawab berbagai pertanyaan yang dilayangkan kepadanya. Bahkan, para akademisi atau santri sekalipun, sering menggunakan alat mesin pencari tersebut untuk mencari referensi atau jawaban atas pertanyaan yang muncul di pikirannya.

Penulis sendiri mengamati, ada dua kubu dalam merespon penggunaan alat pencari tersebut. Bagi yang sudah melek teknologi, penggunaan Google sebagai alat bantu pencarian sangat memudahkan tugasnya manakala ada hal cepat yang ingin ia ketahui atau ingat kembali. Tetapi sebaliknya, bagi akademisi atau santri tulen (tidak selalu juga), bertanya atau mencari jawaban, harus kepada ahlinya. Entah itu bersumber dari buku, kitab, dosen, atau bahkan kiyai sekalipun. Padahal, tak sedikit kiyai saat ini juga mempercayakan pilihan jawaban kepada Mbah Google.

Yang perlu diingat di sini, penggunaan mesin pencari tersebut, sama halnya dengan seseorang yang masuk ke dalam ruang perpustakaan yang di dalamnya terdapat berbagai macam sumber referensi jawaban. Kualitas dan kebenaran jawaban tergantung kemampuan dan pengetahuan dari orangnya. Perpustakaan hanya menyediakan pilihan jawaban atas apa yang mereka cari. Atau seseorang yang sedang mencari jawaban atas suatu pertanyaan, terdapat berbagai macam pilihan dosen atau kiyai yang akan menjawab. Tergantung mana dan ke mana yang akan dipilih sebagai sumber atas pertanyaan yang kita butuh kan.

Artinya, penting sekali mengetahui dasar ilmu pengetahuannya terlebih dahulu. Bagi penulis, tidak masalah mencari sumber referensi melalui mesin pencari Google. Asalkan kita tahu sumber yang kita baca, itu bisa kita jadikan rujukan dalam mengambil sikap, atau menentukan solusi suatu masalah. Toh banyak kiyai yang mendorong para da’i muda untuk mempublikasikan karyanya di internet. Juga mengunggah kitab-kitab konvensional yang sering menjadi rujukan supaya bisa dinikmati oleh mereka yang tidak mempunyai versi cetaknya.

Kembali lagi ke awal. Jangan salahkan Mbah Google yang menyodorkan jawaban. Melainkan, perbaiki kualitas baca kita agar tidak mudah dan salah menentukan sumber referensi yang akan kita gunakan.

Salam literasi.

Penulis

Suka menulis hal receh, tapi kadang ujungnya serius.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Doa (Foto: Mindra Purnomo)

    Mengenal Pengarang Doa Kamilin Yang Dibaca Setelah Shalat Tarawih

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Siapa pengarang doa kamilin yang dibaca setelah shalat tarawih? Ada yang khas dari sejumlah Masjid dan Mushala saat Ramadhan. Salah satunya adalah digunakannya ‘Doa Kamilin’ oleh imam atau bilal setelah menyelesaikan shalat tarawih. Lantas, siapakah pengarang dari doa tersebut? Sekadar diketahui bahwa doa yang hampir selalu dibaca oleh umat Islam di Tanah Air ini juga […]

  • PAC Fatayat NU Balapulang Gelar LKD 2026, Cetak Kader Militan dan Berdaya untuk Umat photo_camera 4

    PAC Fatayat NU Balapulang Gelar LKD 2026, Cetak Kader Militan dan Berdaya untuk Umat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    BALAPULANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Balapulang resmi menggelar kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) pada Sabtu–Minggu, 26–27 September 2026. Agenda pengkaderan formal ini diikuti oleh 73 peserta yang merupakan delegasi dari Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Balapulang, dengan rincian 2 orang utusan dari setiap PR dan […]

  • Kang Yai

    Kang Yai

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Habibah Nadz
    • visibility 290
    • 0Komentar

    “Iya di sini, tapi kalau untuk jadi menantu Mbah Kiai ya paling tidak nyantren lagi dua tahun, pulang-pulang hafidz, baru deh dipek mantu sama Mbah Kiai..” Rohanah mengakhiri pembicaraan sambil melenggang ke arah kompor. Yang ditinggal saling lirik sambil berbisik, “Mbak Rohanah cemburu..“

  • Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028

    Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Balapulang masa khidmah 2025-2028 resmi dilantik. Kepengurusan yang dinahkodai oleh Sahabat Evant Andi Aenurohman ini resmi dilantik dalam lampiran SK PW GP Ansor Jawa Tengah Nomor 218/PW.X/SK-01/IX/2025 yang dibacakan langsung oleh Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Tegal Rifan Fahmi bersama Koordinator Wilayah PW GP Ansor Jawa […]

  • Dalam Rangka 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, Badan Kesbangpol Kabupaten Tegal Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bersama Banom NU se Kabupaten Tegal.

    Dalam Rangka 100 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, Badan Kesbangpol Kabupaten Tegal Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bersama Banom NU se Kabupaten Tegal.

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Slawi, Ansor Balapulang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tegal menggelar acara Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Grand Dian Slawi pada Rabu, 28 Mei 2025. Acara tersebut dihadiri Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan diikuti oleh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama; Fatayat NU, Ansor, IPNU, dan IPPNU, […]

  • PAC GP ANSOR Balapulang Laksanakan PKD Guna Cetak Kader Militan

    PAC GP ANSOR Balapulang Laksanakan PKD Guna Cetak Kader Militan

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 374
    • 2Komentar

    Karangjambu, Balapulang – Jum’at 1 September 2023 bertempat di Gedung Madrasah Ibtidaiyah Ikhsaniyah Karangjambu Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) ANSOR Balapulang gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP ANSOR selama 3 hari guna cetak kader militan. Ketua Panitia PKD, Muhamad Solehudin menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti PKD tersebut sejumlah 31 […]

expand_less