Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

  • account_circle Z. A. Fikri
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 561
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral yang hanya menjadi tanggung jawab kementerian atau petani semata. Ia telah menjelma menjadi tantangan strategis bangsa, yang menentukan kualitas hidup, stabilitas sosial, hingga kedaulatan negara. Dalam konteks ini, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor tidak boleh bersifat pasif. Ketahanan pangan harus dipandang sebagai ladang jihad sosial yang menuntut peran nyata, sistematis, dan terorganisasi.

Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, Pemuda Ansor memiliki mandat moral dan sosial yang kuat: membumikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dalam ranah kebangsaan dan kemanusiaan. Ketahanan pangan adalah bagian dari upaya menjaga hifdzun nafs (menjaga jiwa) dan hifdzul maal (menjaga harta), dua dari lima prinsip utama maqashid syariah. Maka keterlibatan Ansor dalam program ketahanan pangan bukan hanya relevan, tetapi merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur yang selama ini diperjuangkan.

Di tengah disrupsi iklim, krisis global, dan ancaman ketimpangan ekonomi, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda Ansor memiliki tanggung jawab ganda—sebagai penjaga tradisi keagamaan dan agen perubahan sosial. Dalam program ketahanan pangan, mereka dapat memainkan peran strategis sebagai edukator, fasilitator, sekaligus inovator. Edukator untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan. Fasilitator dalam menjembatani petani dengan akses teknologi, permodalan, dan pasar. Inovator dengan memperkenalkan model pertanian urban, pertanian berkelanjutan, dan kolaborasi digital yang inklusif.

Program Ketahanan Pangan Ansor Pusat harus dijabarkan ke dalam program riil yang menyentuh akar rumput. Ranting dan cabang-cabang Ansor di desa-desa harus dilibatkan aktif dalam pendataan potensi lokal, seperti lahan tidur, komoditas unggulan, dan sumber daya manusia muda yang bisa diberdayakan. Kader-kader Ansor yang tersebar di seluruh Indonesia bisa menjadi motor penggerak koperasi pangan, bank benih, hingga lumbung pangan berbasis masjid atau pesantren. Inisiatif ini tidak hanya menyelesaikan masalah logistik pangan, tapi juga membangun kemandirian ekonomi umat.

Di sisi lain, keterlibatan Ansor dalam ketahanan pangan juga menjadi ruang konsolidasi kaderisasi yang produktif. Program ini dapat diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas manajerial, hingga digitalisasi pemasaran produk-produk lokal. Dengan demikian, Ansor tidak hanya mencetak pemuda yang paham agama dan kebangsaan, tetapi juga kompeten dalam menjawab tantangan ekonomi zaman.

Namun demikian, penting untuk diingat bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal menanam dan memanen. Ia menyangkut visi jangka panjang tentang keadilan sosial, distribusi sumber daya, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Maka Ansor harus berdiri di garis terdepan untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya menjadi proyek simbolik, tetapi benar-benar menyentuh dan memberdayakan masyarakat bawah.

Akhirnya, menyikapi program Ketahanan Pangan ini, Pemuda Ansor harus tampil sebagai pelopor yang merawat bumi, menumbuhkan harapan, dan meneguhkan cita-cita kemandirian bangsa. Dengan semangat hubbul wathan minal iman—cinta tanah air adalah bagian dari iman—Ansor tidak boleh tinggal diam. Saatnya membuktikan bahwa jihad hari ini bisa diwujudkan melalui cangkul di ladang, koperasi di desa, dan inovasi di lumbung pangan. Sebab dari lumbung-lumbung desa yang kuatlah, kedaulatan bangsa akan tumbuh dan lestari.

  • Penulis: Z. A. Fikri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepak Terjang Muslimat NU

    Sepak Terjang Muslimat NU

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 419
    • 2Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) hari ini genap berusia 77 tahun. Organisasi bagi perempuan Nahdliyin ini berdiri pada 29 Maret 1946 M atau bertepatan dengan tanggal 21 Rabiul Akhir 1365 H di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini disepakati oleh para ulama NU pada Muktamar Ke-16 NU di kota tersebut, sebagaimana disebut dalam Ensiklopedia NU. Pada mulanya, […]

  • Usai Dilantik, PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang langsung Gelar Rapat Kerja

    Usai Dilantik, PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang langsung Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 475
    • 1Komentar

    BALAPULANG – Ahad, 26 Februari 2023 bertempat di gedung MWC NU Kecamatan Balapulang, usai pelantikan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kecamatan Balapulang, Pengurus harian langsung melaksanakan Rapat Kerja (Raker I) dengan seluruh Pengurus Lembaga. Dalam penyusunan program kerja, Pengurus Harian mengusung tema “Ansor Maju, Implementasi Kemandirian Ekonomi”. Tema tersebut kemudian dituangkan dalam Visi dan Misi […]

  • Menelisik Fenomena Santri Jualan Kalender di Jalanan dan Kiai Pengedar Proposal

    Menelisik Fenomena Santri Jualan Kalender di Jalanan dan Kiai Pengedar Proposal

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Ahmad Nahrowi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sejak bulan Syawal, terhitung empat kali saya di datangi santri yang jualan Kalender, harganya 20 Ribu, bila dihitung jelas untungnya banyak HPP Kalender paling 3 Ribu, iya saya faham betul kualitas kertasnya, Kang Santri ini ngakunya dapat harga dari kiai segitu dan keuntungannya Untuk Pembangunan Pondok. Yaps, dari fenomena Santri jualan kalender yang sejak saya […]

  • NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi dan transformasi digital, NU Online telah membuktikan dirinya sebagai media rujukan yang tak tergantikan bagi warga Nahdliyin. Usianya yang ke-22 bukan sekadar angka, melainkan simbol konsistensi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah secara moderat, mendalam, dan relevan dengan zaman. Hasan Basri Marwah, dalam tulisannya NU Online dan Transformasi Ritmisnya, […]

  • Pelantikan PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang

    Pelantikan PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 5Komentar

    BALAPULANG – Ahad, 26 Februari 2023 bertempat di gedung MWC NU Kecamatan Balapulang telah dilaksanakan Pelantikan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Masa Khidmat 2023-2025. Pada pelantikan tersebut, Gus Umam selaku ketua PAC terpilih  mengusung tema “Ansor Maju, Implementasi Kemandirian Ekonomi”. Tema tersebut sekaligus dilanjutkan sebagai Visi dan Misi yang akan dikerjakan […]

  • Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    Ansor Berbagi: Santunan Anak Yatim Jelang Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang — Nuansa kepedulian dan kebersamaan menyelimuti Gedung MWC NU Balapulang pada Jumat, 4 Juli 2025. Dalam rangka menyambut inaugurasi Pimpinan Cabang baru, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Ansor Berbagi, berupa santunan anak yatim yang dilaksanakan di seluruh kecamatan berdasarkan zonasi. Pada Zona 6, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Balapulang dan mencakup dua […]

expand_less