Pelatihan Kepemimpinan Dasar Ansor Balapulang: Ikhtiar Melahirkan Pemimpin Adaptif, Militan, dan Berwawasan Kebangsaan
- account_circle Ansor Balapulang
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 79
- print Cetak

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, Sahabat M. Abdul Basir, saat menyematkan kartu identitas kepada peserta PKD 2026 di MI Nurul Huda Tembongwah pada Jumat, 24/07/2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Balapulang, Ansor Balapulang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Balapulang menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) 2026 di MI Nurul Huda Tembongwah, Jumat-Minggu (24-26/07/2026). Kegiatan kaderisasi tersebut merupakan komitmen PAC GP Ansor Balapulang dalam mencetak kader muda Nahdlatul Ulama yang militan, berwawasan kebangsaan, dan berakhlakul karimah.
Pelaksanaan PKD 2026 diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai ranting se-Kecamatan Balapulang. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen GP Ansor Balapulang dalam memperkuat proses kaderisasi organisasi serta mencetak kader-kader yang militian, berkualitas, dan siap berkhidmat di tengah masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Balapulang, unsur Forkopimcam, badan otonom NU, Kepala MI Nurul Huda Tembongwah, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, instruktur kaderisasi, Ketua Ranting se Kecamatan Baalapulang serta jajaran pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang.
Mengusung tema “Kaderisasi Berkelanjutan, Dakwah Berkemajuan: Ikhtiar Mencetak Pemimpin Ansor Yang Adaptif dan Militan”, PKD 2026 ini diharapkan mampu melahirkan kader Ansor yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menjawab tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, M. Abdul Basir menekankan kepada peserta bahwa proses kaderisasi merupakan ikhtiar pengurus dalam membentuk karakter dan mental pengabdian. Bukan sekedar memenuhi kebutuhan administrasi.
“PKD ini adalah ruang untuk membentuk jati diri kader agar memiliki komitmen yang kuat terhadap perjuangan para masyayikh dan Jam’iyah Nadlatul Ulama” ujarnya.
Di sisi lain, Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian niat dalam berkhidmah di Gerakan Pemuda Ansor.
“Jangan sampai sahabat-sahabat masuk ke dalam barisan Ansor atau membawa nama besar NU hanya untuk kepentingan sesaat, apalagi sekadar menumpang demi kepentingan politik praktis maupun kepentingan pribadi,” ujarnya.
Dalam penutupnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan proses kaderisasi ini sebagai jalan khidmah dan pengabdian kepada ulama.
“Tinggalkan segala niat busuk. Luruskan niat Sahabat untuk berkhidmah di Gerakan Pemuda Ansor. Jika dari awal Sahabat berniat baik, maka kelanjutan dalam berkhidmah juga akan baik dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.”
Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Balapulang, Moch. Fahmi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PKD 2026 sebagai upaya regenerasi dalam melahirkan kader baru di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Kami menyambut baik pelaksanaan PKD ini karena kaderisasi merupakan ruhnya organisasi, melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar ini, kader-kader Ansor akan siap melanjutkan perjuangan para ulama.”
Moch. Fami menilai bahwa kualitas NU ke depan, ditentukan oleh generasi Ansor masa kini.
“Kader-kader Ansor adalah wajah NU ke depan, ketika kadernya mantap luar biasa, maka ke depan insya Allah NU nya luar biasa”
Ia juga berharap kepada seluruh peserta untuk menjadi kader penggerak di masing-masing wilayahnya.
“Setelah pulang dari kawah candra di muka selama dua hari ke depan, saya mengajak kepada Sahabat-sahabat untuk bisa menjadi penggerak di Ranting. Karena ujung tombak organisasi kita di Ranting” imbuhnya.
Ketua PAC GP Ansor Balapulang, Evant Andi Aenurohman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan, para instruktur, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya PKD 2026 ini.”
Ia menegaskan bahwa PKD merupakan pintu gerbang untuk menjadi kader Ansor yang utuh dan siap berkhidmah kepada NU.
“PKD adalah titik awal bagi Sahabat untuk menjadi kader yang seutuhnya. Karena itu, saya mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab,” katanya.
Ia mengingatkan kepada seluruh peserta untuk ikut dan hadir diseluruh rangkaian dalam proses Pelatihan Kepemimipinan Dasar tersebut.
“Tidak ada toleransi dalam mengikuti proses pelatihan ini, jika ada yang absen dalam mengikuti kelas, maka bisa dipastikan panjenengan tidak akan lulus dalam PKD kali ini.”
Evant juga berharap, PKD 2026 Ansor Balapulang akan menjadi sarana dalam melahirkan kader Ansor yang adaptif dan militan.
“Melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar 2026 ini, kami berharap ke depan akan lahir kader-kader Ansor baru yang inovatif, yang tidak hanya menjalankan rutinitas organisasi, melainkan mampu menjawab tantangan sosial masyarakat terkini”.
Kepada para peserta, Evant berpesan agar meluruskan niat sejak awal mengikuti kaderisasi.
“Saya titip pesan kepada panjenengan semua untuk menata kembali niat, membersihkan hati, dan menyatukan tekad dalam rangka berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama melalui GP Ansor”.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas yang tersedia. Untuk itu kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta dan tamu undangan,” pungkasnya.






- Penulis: Ansor Balapulang




