Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

  • account_circle Z. A. Fikri
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 497
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral yang hanya menjadi tanggung jawab kementerian atau petani semata. Ia telah menjelma menjadi tantangan strategis bangsa, yang menentukan kualitas hidup, stabilitas sosial, hingga kedaulatan negara. Dalam konteks ini, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor tidak boleh bersifat pasif. Ketahanan pangan harus dipandang sebagai ladang jihad sosial yang menuntut peran nyata, sistematis, dan terorganisasi.

Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, Pemuda Ansor memiliki mandat moral dan sosial yang kuat: membumikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dalam ranah kebangsaan dan kemanusiaan. Ketahanan pangan adalah bagian dari upaya menjaga hifdzun nafs (menjaga jiwa) dan hifdzul maal (menjaga harta), dua dari lima prinsip utama maqashid syariah. Maka keterlibatan Ansor dalam program ketahanan pangan bukan hanya relevan, tetapi merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur yang selama ini diperjuangkan.

Di tengah disrupsi iklim, krisis global, dan ancaman ketimpangan ekonomi, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda Ansor memiliki tanggung jawab ganda—sebagai penjaga tradisi keagamaan dan agen perubahan sosial. Dalam program ketahanan pangan, mereka dapat memainkan peran strategis sebagai edukator, fasilitator, sekaligus inovator. Edukator untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan. Fasilitator dalam menjembatani petani dengan akses teknologi, permodalan, dan pasar. Inovator dengan memperkenalkan model pertanian urban, pertanian berkelanjutan, dan kolaborasi digital yang inklusif.

Program Ketahanan Pangan Ansor Pusat harus dijabarkan ke dalam program riil yang menyentuh akar rumput. Ranting dan cabang-cabang Ansor di desa-desa harus dilibatkan aktif dalam pendataan potensi lokal, seperti lahan tidur, komoditas unggulan, dan sumber daya manusia muda yang bisa diberdayakan. Kader-kader Ansor yang tersebar di seluruh Indonesia bisa menjadi motor penggerak koperasi pangan, bank benih, hingga lumbung pangan berbasis masjid atau pesantren. Inisiatif ini tidak hanya menyelesaikan masalah logistik pangan, tapi juga membangun kemandirian ekonomi umat.

Di sisi lain, keterlibatan Ansor dalam ketahanan pangan juga menjadi ruang konsolidasi kaderisasi yang produktif. Program ini dapat diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas manajerial, hingga digitalisasi pemasaran produk-produk lokal. Dengan demikian, Ansor tidak hanya mencetak pemuda yang paham agama dan kebangsaan, tetapi juga kompeten dalam menjawab tantangan ekonomi zaman.

Namun demikian, penting untuk diingat bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal menanam dan memanen. Ia menyangkut visi jangka panjang tentang keadilan sosial, distribusi sumber daya, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Maka Ansor harus berdiri di garis terdepan untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya menjadi proyek simbolik, tetapi benar-benar menyentuh dan memberdayakan masyarakat bawah.

Akhirnya, menyikapi program Ketahanan Pangan ini, Pemuda Ansor harus tampil sebagai pelopor yang merawat bumi, menumbuhkan harapan, dan meneguhkan cita-cita kemandirian bangsa. Dengan semangat hubbul wathan minal iman—cinta tanah air adalah bagian dari iman—Ansor tidak boleh tinggal diam. Saatnya membuktikan bahwa jihad hari ini bisa diwujudkan melalui cangkul di ladang, koperasi di desa, dan inovasi di lumbung pangan. Sebab dari lumbung-lumbung desa yang kuatlah, kedaulatan bangsa akan tumbuh dan lestari.

  • Penulis: Z. A. Fikri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 879
    • 2Komentar

    Buku mungil yang diterbitkan oleh LTN NU ini bercerita secara lugas tentang bagaimana proses lahirnya Nahdlatul Ulama. Mulai sejak pra-kondisi lahirnya NU (1914); tonggak sejarah lahirnya NU (1926); hingga pasca lahirnya NU (1945). Sesuai yang tersemat di awal judul, ‘ikhtisar’ yang dimaksud di sini terinspirasi dari kitab-kitab mainstream yang kita kenal di pesantren, seperti Mukhtashar […]

  • PAC GP Ansor Balapulang Hadiri Apel Kebangsaan 10.000 Banser di Cirebon

    PAC GP Ansor Balapulang Hadiri Apel Kebangsaan 10.000 Banser di Cirebon

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Cirebon, 23 Desember 2025 – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Balapulang turut hadir bersama Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tegal dalam Apel Kebangsaan 10.000 Banser yang digelar di Pelataran Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen Ansor dan Banser dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan […]

  • Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Rapat perdana calon pengurus harian Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Balapulang hasil tim formatur Masa Khidmat 2025-2028 dikemas dengan silaturahmi dilaksanakan di rumah Sahabat Evant, selaku ketua mandataris PAC GP Ansor Balapulang pada Senin, 23 Juni 2025. Saat memberikan sambutan, Evant mengatakan kepada calon pengurus harian PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat […]

  • PAC GP Ansor Balapulang Siapkan Kader Berkualitas Lewat Screening PKD

    PAC GP Ansor Balapulang Siapkan Kader Berkualitas Lewat Screening PKD

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Balapulang menggelar screening calon peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Minggu (19/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal dalam rangkaian kaderisasi sebelum pelaksanaan PKD yang dijadwalkan pada Jumat-Minggu, 24–26 Juli 2026 di MI Nurul Huda Tembongwah. Peserta yang telah mendaftar Screening sebanyak […]

  • Bangsa yang Ramah atau Marah (?)

    Bangsa yang Ramah atau Marah (?)

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Ada apa dengan negeri ini sebenarnya? Kenapa dengan mudahnya kita menjumpai, di rumah, di jalanan, di gedung-gedung DPR, dan bahkan mirisnya ditempat-tempat ibadah, orang yang marah-marah. Bukan saja melalui tindakan, tetapi juga ujaran dan kata-kata yang seolah dipilih kasar dan menusuk. Pers atau bahkan media televisi pun tampaknya suka dengan berita dan tayangan-tayangan yang menampilkan […]

  • Tahlilan dan Akulturasi Budaya Austronesia

    Tahlilan dan Akulturasi Budaya Austronesia

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Masyarakat masa itu mulai mengenal sistem perhitungan waktu yang lebih sistematis untuk mengenang arwah melalui upacara yang dikenal dengan nama Sraddha. Pada masa ini, kebiasaan berkumpul peninggalan era Austronesia mendapatkan struktur waktu pelaksanaannya secara spesifik.

expand_less