Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

  • account_circle Z. A. Fikri
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral yang hanya menjadi tanggung jawab kementerian atau petani semata. Ia telah menjelma menjadi tantangan strategis bangsa, yang menentukan kualitas hidup, stabilitas sosial, hingga kedaulatan negara. Dalam konteks ini, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor tidak boleh bersifat pasif. Ketahanan pangan harus dipandang sebagai ladang jihad sosial yang menuntut peran nyata, sistematis, dan terorganisasi.

Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, Pemuda Ansor memiliki mandat moral dan sosial yang kuat: membumikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dalam ranah kebangsaan dan kemanusiaan. Ketahanan pangan adalah bagian dari upaya menjaga hifdzun nafs (menjaga jiwa) dan hifdzul maal (menjaga harta), dua dari lima prinsip utama maqashid syariah. Maka keterlibatan Ansor dalam program ketahanan pangan bukan hanya relevan, tetapi merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur yang selama ini diperjuangkan.

Di tengah disrupsi iklim, krisis global, dan ancaman ketimpangan ekonomi, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda Ansor memiliki tanggung jawab ganda—sebagai penjaga tradisi keagamaan dan agen perubahan sosial. Dalam program ketahanan pangan, mereka dapat memainkan peran strategis sebagai edukator, fasilitator, sekaligus inovator. Edukator untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan. Fasilitator dalam menjembatani petani dengan akses teknologi, permodalan, dan pasar. Inovator dengan memperkenalkan model pertanian urban, pertanian berkelanjutan, dan kolaborasi digital yang inklusif.

Program Ketahanan Pangan Ansor Pusat harus dijabarkan ke dalam program riil yang menyentuh akar rumput. Ranting dan cabang-cabang Ansor di desa-desa harus dilibatkan aktif dalam pendataan potensi lokal, seperti lahan tidur, komoditas unggulan, dan sumber daya manusia muda yang bisa diberdayakan. Kader-kader Ansor yang tersebar di seluruh Indonesia bisa menjadi motor penggerak koperasi pangan, bank benih, hingga lumbung pangan berbasis masjid atau pesantren. Inisiatif ini tidak hanya menyelesaikan masalah logistik pangan, tapi juga membangun kemandirian ekonomi umat.

Di sisi lain, keterlibatan Ansor dalam ketahanan pangan juga menjadi ruang konsolidasi kaderisasi yang produktif. Program ini dapat diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas manajerial, hingga digitalisasi pemasaran produk-produk lokal. Dengan demikian, Ansor tidak hanya mencetak pemuda yang paham agama dan kebangsaan, tetapi juga kompeten dalam menjawab tantangan ekonomi zaman.

Namun demikian, penting untuk diingat bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal menanam dan memanen. Ia menyangkut visi jangka panjang tentang keadilan sosial, distribusi sumber daya, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Maka Ansor harus berdiri di garis terdepan untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya menjadi proyek simbolik, tetapi benar-benar menyentuh dan memberdayakan masyarakat bawah.

Akhirnya, menyikapi program Ketahanan Pangan ini, Pemuda Ansor harus tampil sebagai pelopor yang merawat bumi, menumbuhkan harapan, dan meneguhkan cita-cita kemandirian bangsa. Dengan semangat hubbul wathan minal iman—cinta tanah air adalah bagian dari iman—Ansor tidak boleh tinggal diam. Saatnya membuktikan bahwa jihad hari ini bisa diwujudkan melalui cangkul di ladang, koperasi di desa, dan inovasi di lumbung pangan. Sebab dari lumbung-lumbung desa yang kuatlah, kedaulatan bangsa akan tumbuh dan lestari.

  • Penulis: Z. A. Fikri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepak Terjang Muslimat NU

    Sepak Terjang Muslimat NU

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 149
    • 2Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) hari ini genap berusia 77 tahun. Organisasi bagi perempuan Nahdliyin ini berdiri pada 29 Maret 1946 M atau bertepatan dengan tanggal 21 Rabiul Akhir 1365 H di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini disepakati oleh para ulama NU pada Muktamar Ke-16 NU di kota tersebut, sebagaimana disebut dalam Ensiklopedia NU. Pada mulanya, […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 561
    • 1Komentar

    Perhelatan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII Gerakan Pemuda Ansor Balapulang, Ahad (18/05/2025) berlangsung lancar. Forum permusyawaratan tertinggi GP Ansor tingkat Anak Cabang yang digelar di Gedung MWC NU Balapulang tersebut secara mufakat menetapkan Evant Andi Aenurohman sebagai Ketua Terpilih Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028.

  • PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Akhi Subkhi
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Slawi, 20 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Lantai 3 PCNU Kabupaten Tegal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2. Muskercab 2 tersebut bertujuan merumuskan arah strategis dan kebijakan organisasi ke depan. Forum ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya dan perancangan langkah konkret untuk mendukung kemajuan […]

  • Pimpinan Ranting Ansor Pagerwangi Laksanakan Rapat Anggota, Nahkoda Baru Siap Memimpin

    Pimpinan Ranting Ansor Pagerwangi Laksanakan Rapat Anggota, Nahkoda Baru Siap Memimpin

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Pagerwangi, ansorbalapulang.or.id – Pimpinan Ranting Ansor Desa Pagerwangi melaksanakan kegiatan Rapat Anggota pada Sabtu, 31 Mei 2025, bertempat di Sekretariat Gedung Serbaguna Mushola Baitul Atiq Dukuh Renon Desa Pagerwangi. Rapat Anggota dihadiri oleh Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Balapulang, Kepala Desa Pagerwangi, Tanfidiyah dan Syuriyah Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama Pagerwangi, serta jajaran Badan Otonom, Muslimat […]

  • Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Rapat perdana calon pengurus harian Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Balapulang hasil tim formatur Masa Khidmat 2025-2028 dikemas dengan silaturahmi dilaksanakan di rumah Sahabat Evant, selaku ketua mandataris PAC GP Ansor Balapulang pada Senin, 23 Juni 2025. Saat memberikan sambutan, Evant mengatakan kepada calon pengurus harian PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat […]

  • Pemuda Ansor Menolak Anarkisme, Mengawal Aspirasi

    Pemuda Ansor Menolak Anarkisme, Mengawal Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Laler Ijo
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Delapan puluh tahun merdeka adalah capaian sejarah besar bangsa Indonesia. Namun, usia yang matang ini tidak serta-merta menghadirkan keadaan bangsa yang sepenuhnya stabil. Justru setelah gegap gempita perayaan HUT ke-80, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa ketidakpuasan rakyat terhadap jalannya pemerintahan masih kerap mengemuka. Gelombang demonstrasi yang mengusung “17+8 Tuntutan Rakyat” menjadi bukti bahwa masih ada […]

expand_less