Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Opini » Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam konteks budaya Indonesia, penghormatan kepada atasan serta ungkapan empati pada saat berduka merupakan hal yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari tata krama. Namun, ketika ekspresi tersebut dipublikasikan melalui akun resmi lembaga, muncul pertanyaan mendasar: apakah konten tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat, atau sekadar untuk kepentingan pejabat?

Belakangan fenomena terkait akun resmi instansi pemerintah semakin sering mengunggah ucapan yang bersifat lebih personal kepada pucuk pimpinannya. Misalnya saja ucapan selamat ulang tahun, ucapan selamat atas kelahiran anaknya, hingga ucapan bela sungkawa.

Tidak dapat dipungkiri, terdapat sisi positif dari praktik ini. Unggahan seremonial dapat menampilkan sisi manusiawi lembaga, menunjukkan rasa empati, serta memperkuat kohesi internal. Akan tetapi, nilai tersebut hanya relevan apabila dilakukan secara proporsional dan terukur.

Alih-alih mendapat simpati publik, risiko yang muncul justru lebih besar. Publik dapat menilai akun resmi seakan berubah menjadi album penghormatan, sehingga mandat utama lembaga—yakni melayani masyarakat—menjadi kabur. Lebih jauh, praktik ini berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif: ada pejabat yang mendapat ucapan, sementara yang lain tidak.

Dalam teori komunikasi, dikenal konsep agenda setting, yakni bahwa isu yang sering dipublikasikan akan dianggap penting oleh publik. Apabila konten seremonial mendominasi, masyarakat dapat menangkap sinyal bahwa urusan pejabat lebih diprioritaskan dibandingkan layanan publik.

Praktik di negara lain menunjukkan standar yang lebih ketat. Inggris, misalnya, memiliki protokol duka nasional yang seragam. Di Amerika Serikat, aturan jelas menyatakan bahwa akun resmi hanya boleh digunakan untuk kepentingan lembaga. Hampir tidak ditemukan unggahan ucapan ulang tahun pejabat pada akun pemerintah.

Di sinilah letak pentingnya keadilan prosedural. Publik tidak hanya menilai substansi pesan, tetapi juga menilai keadilan dalam pemilihan dan penyajiannya. Apabila ucapan hanya diberikan kepada pihak tertentu, rasa keadilan publik dapat terganggu, dan netralitas lembaga ikut dipertaruhkan.

Kembali lagi, ucapan seremonial memang mencerminkan sopan santun, namun perlu dibatasi oleh standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, proporsi yang adil, serta prioritas pada konten layanan publik. Akun resmi lembaga pemerintah seyogianya dipahami sebagai wajah publik, bukan sekadar panggung seremonial.

Penulis

Suka menulis yang agak serius, juga penikmat sunyi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang

    Pelantikan PAC GP ANSOR Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 5Komentar

    BALAPULANG – Ahad, 26 Februari 2023 bertempat di gedung MWC NU Kecamatan Balapulang telah dilaksanakan Pelantikan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Masa Khidmat 2023-2025. Pada pelantikan tersebut, Gus Umam selaku ketua PAC terpilih  mengusung tema “Ansor Maju, Implementasi Kemandirian Ekonomi”. Tema tersebut sekaligus dilanjutkan sebagai Visi dan Misi yang akan dikerjakan […]

  • Ilustrasi Doa (Foto: Mindra Purnomo)

    Mengenal Pengarang Doa Kamilin Yang Dibaca Setelah Shalat Tarawih

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Siapa pengarang doa kamilin yang dibaca setelah shalat tarawih? Ada yang khas dari sejumlah Masjid dan Mushala saat Ramadhan. Salah satunya adalah digunakannya ‘Doa Kamilin’ oleh imam atau bilal setelah menyelesaikan shalat tarawih. Lantas, siapakah pengarang dari doa tersebut? Sekadar diketahui bahwa doa yang hampir selalu dibaca oleh umat Islam di Tanah Air ini juga […]

  • NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    NU Online: 22 Tahun Menjadi Lentera Digital bagi Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi dan transformasi digital, NU Online telah membuktikan dirinya sebagai media rujukan yang tak tergantikan bagi warga Nahdliyin. Usianya yang ke-22 bukan sekadar angka, melainkan simbol konsistensi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah secara moderat, mendalam, dan relevan dengan zaman. Hasan Basri Marwah, dalam tulisannya NU Online dan Transformasi Ritmisnya, […]

  • Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Rapat perdana calon pengurus harian Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Balapulang hasil tim formatur Masa Khidmat 2025-2028 dikemas dengan silaturahmi dilaksanakan di rumah Sahabat Evant, selaku ketua mandataris PAC GP Ansor Balapulang pada Senin, 23 Juni 2025. Saat memberikan sambutan, Evant mengatakan kepada calon pengurus harian PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat […]

  • PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 3Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Ahad 7 Mei 2023 bertempat di gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR melantik sejumlah Pengurus Lembaga PAC GP Ansor beserta Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang. Pelantikan diawali dengan apel bersama Ansor Banser se Kecamatan Balapulang, yang dipimpin oleh pembina apel sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang Gus Khotibul Umam. […]

  • Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 416
    • 2Komentar

    Buku mungil yang diterbitkan oleh LTN NU ini bercerita secara lugas tentang bagaimana proses lahirnya Nahdlatul Ulama. Mulai sejak pra-kondisi lahirnya NU (1914); tonggak sejarah lahirnya NU (1926); hingga pasca lahirnya NU (1945). Sesuai yang tersemat di awal judul, ‘ikhtisar’ yang dimaksud di sini terinspirasi dari kitab-kitab mainstream yang kita kenal di pesantren, seperti Mukhtashar […]

expand_less