Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Nasional » Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 944
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terdapat sebuah pemandangan yang kontras muncul di permulaan bulan kemerdekaan Republik ini. Para supir truk yang biasanya mengibarkan bendera merah putih di tiang atau besi penyangga spion truknya setiap menyambut bulan Agustus, tahun ini memutuskan untuk tidak mengibarkannya.

Mereka memprotes kebijakan penegakan aturan ODOL (Over Dimension Over Load) yang terasa timpang. Supir yang hanya menjalankan perintah, justru menjadi sasaran utama hukuman. Sementara perusahaan ekspedisi yang memaksa mereka membawa muatan berlebih, tetap melenggang tanpa konsekuensi. Mereka kemudian memilih mengibarkan bendera pengganti, dan entah bagaimana kisahnya, bendera jolly roger bajak laut topi jerami di serial One Piece-lah yang dipilih.

Tak ada yang menyangka, bendera itu akan menjadi simbol yang jauh lebih besar. Dalam hitungan hari, aksi tersebut menyebar. Dari truk ke warung, dari bengkel ke kampus, dari jalanan ke media sosial. Bendera bajak laut berkibar di mana-mana. Ia bukan sekadar kain bergambar tengkorak. Ia adalah jeritan kolektif. Ia adalah simbol bahwa rakyat merasa muak terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat sipil.

Entah kebetulan belaka atau bagaimana, kisah One Piece terasa begitu relevan dengan apa yang terjadi pada kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerintah Dunia yang dalam serialnya melindungi Tenryuubito yang kejam dan sewenang-wenang, tak ubahnya elit politik kita yang tunduk pada segelintir oligark. Marinir yang menegakkan hukum dengan kekerasan demi stabilitas laut, mengingatkan kita pada aparat yang menegakkan hukum dengan cara yang tak beradab. Upeti surgawi yang harus dibayar rakyat kepada naga langit, seperti pajak yang kita bayar tanpa tahu ke mana larinya. Sichibukai yang diberi kekebalan hukum asal tunduk pada pemerintah, seperti preman dan ormas yang dipelihara untuk membungkam kritik.

Luffy dan kru Topi Jerami bukan hanya karakter fiksi. Mereka adalah representasi nilai-nilai yang kita rindukan: keberanian, keadilan, kesetaraan. Ketika Luffy meninju Tenryuubito, kita bersorak. Bukan karena kita suka kekerasan, tapi karena kita tahu: kadang, satu pukulan adalah satu-satunya cara untuk membuat yang berkuasa mendengar.

Ketika Bonney menangis karena surat ayahnya disabotase oleh agen pemerintah, kita ikut marah. Karena kita tahu rasanya dikhianati oleh negara yang seharusnya melindungi. Ketika rakyat Wano kelaparan sementara para pejabat berpesta, kita ikut geram. Karena kita tahu, itu bukan hanya cerita. Itu cermin.

Dan kini, ketika pemerintah menyebut pengibaran bendera bajak laut sebagai tindakan subversif, kita hanya bisa tertawa getir. Mereka tak paham. Ini bukan soal mengganti merah putih. Ini soal menyuarakan bahwa merah putih terlalu suci untuk dikibarkan di negara yang pemerintahnya gemar mempersulit rakyatnya sendiri.

Para sopir itu, dan semua yang mengikuti aksi ini, justru lebih nasionalis daripada para pejabat yang menghukum mereka. Mereka lebih pancasilais, meski sering tak diperlakukan secara adil dan beradab. Mereka tetap membayar pajak, tetap mengurus administrasi yang rumit, tetap hidup dalam sistem yang tak berpihak. Tapi mereka juga tetap bermimpi. Tetap berani. Tetap melawan.

Jika gerakan ini tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar, menjadi benih revolusi, itu bukan karena mereka membenci negara. Tapi karena mereka ingin menyelamatkannya.

Dan mungkin, seperti kata Thomas Shelby di Peaky Blinders, “Kami bukannya tak setia. Justru karena kami setia, kami tak ingin simbol kesetiaan kami tercemar oleh ketidakadilan.”

  • Penulis: Evant Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah 1.160 Mustahiq di Kecamatan Balapulang Terima Zakat Dari LAZIZNU Kab. Tegal

    Sejumlah 1.160 Mustahiq di Kecamatan Balapulang Terima Zakat Dari LAZIZNU Kab. Tegal

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    BALAPULANG, Ansor Balapulang – Kamis 13 April 2023 bertempat di halaman gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, sebanyak 1.160 warga fakir miskin dan yatim piatu menerima zakat dari PCNU Kabupaten Tegal melalui LAZIZNU. Penyaluran zakat tersebut merupakan salah satu program PCNU yang dilaksanakan setiap tahunnya kepada sejumlah warga yang termasuk kategori fakir miskin dan yatim piatu. Penerima […]

  • NU Bukan Alat Politik, Melainkan Rumah Khidmat Umat

    NU Bukan Alat Politik, Melainkan Rumah Khidmat Umat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Mustofa Mi'roj
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang Di tengah semakin kaburnya batas antara pengabdian dan kepentingan, Nahdlatul Ulama kembali diuji untuk setia pada jati dirinya. NU lahir bukan untuk menjadi kendaraan politik praktis, apalagi alat legitimasi kekuasaan. NU didirikan sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang tugas utamanya adalah melayani umat. Ruh inilah yang harus ditegaskan kembali dalam Konferensi MWCNU Balapulang 2026. […]

  • Ringankan Beban Sesama, PAC GP Ansor Balapulang Salurkan Bantuan dan Bangun Mushola Darurat di Padasari Play Button

    Ringankan Beban Sesama, PAC GP Ansor Balapulang Salurkan Bantuan dan Bangun Mushola Darurat di Padasari

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Balapulang – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Balapulang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi para penyintas bencana tanah longsor dan tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Minggu (15/2/2026). Aksi kemanusiaan ini melibatkan puluhan anggota Ansor dan Banser yang terjun langsung ke lokasi bencana untuk […]

  • Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    Bentuk Solidaritas, PAC GP ANSOR Balapulang Kunjungi Anggota BANSER Yang Terkena Musibah

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Karangjambu, Ansor Balapulang – Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Balapulang kunjungi salah satu anggota BANSER Ranting Karangjambu yang terkena musibah lemparan oncor saat mengawal pawai obor malam lebaran tahun 2023. Kunjungan tersebut merupakan wujud solidaritas dan merupakan bentuk perhatian Pimpinan Anak Cabang kepada seluruh anggota GP ANSOR dan BANSER yang sedang ditimpa musibah. Kejadian tersebut […]

  • Gowes Bareng Bupati, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal: Momentum Soliditas dan Semangat Baru Kader Ansor photo_camera 6

    Gowes Bareng Bupati, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal: Momentum Soliditas dan Semangat Baru Kader Ansor

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Kegiatan “Ansor Banser Gowes Bareng Bupati” yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tegal pada Minggu (27/7/2025) menjadi momentum penting bagi PAC GP Ansor Balapulang. Selain mempererat solidaritas antarkader, kegiatan ini juga menjadi ajang membangun budaya hidup sehat dan memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan baru. Rute gowes yang dimulai […]

  • PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Akhi Subkhi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Slawi, 20 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Lantai 3 PCNU Kabupaten Tegal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2. Muskercab 2 tersebut bertujuan merumuskan arah strategis dan kebijakan organisasi ke depan. Forum ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya dan perancangan langkah konkret untuk mendukung kemajuan […]

expand_less