Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

  • account_circle Evant Andi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 1.077
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terdapat sebuah pemandangan yang kontras muncul di permulaan bulan kemerdekaan Republik ini. Para supir truk yang biasanya mengibarkan bendera merah putih di tiang atau besi penyangga spion truknya setiap menyambut bulan Agustus, tahun ini memutuskan untuk tidak mengibarkannya.

Mereka memprotes kebijakan penegakan aturan ODOL (Over Dimension Over Load) yang terasa timpang. Supir yang hanya menjalankan perintah, justru menjadi sasaran utama hukuman. Sementara perusahaan ekspedisi yang memaksa mereka membawa muatan berlebih, tetap melenggang tanpa konsekuensi. Mereka kemudian memilih mengibarkan bendera pengganti, dan entah bagaimana kisahnya, bendera jolly roger bajak laut topi jerami di serial One Piece-lah yang dipilih.

Tak ada yang menyangka, bendera itu akan menjadi simbol yang jauh lebih besar. Dalam hitungan hari, aksi tersebut menyebar. Dari truk ke warung, dari bengkel ke kampus, dari jalanan ke media sosial. Bendera bajak laut berkibar di mana-mana. Ia bukan sekadar kain bergambar tengkorak. Ia adalah jeritan kolektif. Ia adalah simbol bahwa rakyat merasa muak terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat sipil.

Entah kebetulan belaka atau bagaimana, kisah One Piece terasa begitu relevan dengan apa yang terjadi pada kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerintah Dunia yang dalam serialnya melindungi Tenryuubito yang kejam dan sewenang-wenang, tak ubahnya elit politik kita yang tunduk pada segelintir oligark. Marinir yang menegakkan hukum dengan kekerasan demi stabilitas laut, mengingatkan kita pada aparat yang menegakkan hukum dengan cara yang tak beradab. Upeti surgawi yang harus dibayar rakyat kepada naga langit, seperti pajak yang kita bayar tanpa tahu ke mana larinya. Sichibukai yang diberi kekebalan hukum asal tunduk pada pemerintah, seperti preman dan ormas yang dipelihara untuk membungkam kritik.

Luffy dan kru Topi Jerami bukan hanya karakter fiksi. Mereka adalah representasi nilai-nilai yang kita rindukan: keberanian, keadilan, kesetaraan. Ketika Luffy meninju Tenryuubito, kita bersorak. Bukan karena kita suka kekerasan, tapi karena kita tahu: kadang, satu pukulan adalah satu-satunya cara untuk membuat yang berkuasa mendengar.

Ketika Bonney menangis karena surat ayahnya disabotase oleh agen pemerintah, kita ikut marah. Karena kita tahu rasanya dikhianati oleh negara yang seharusnya melindungi. Ketika rakyat Wano kelaparan sementara para pejabat berpesta, kita ikut geram. Karena kita tahu, itu bukan hanya cerita. Itu cermin.

Dan kini, ketika pemerintah menyebut pengibaran bendera bajak laut sebagai tindakan subversif, kita hanya bisa tertawa getir. Mereka tak paham. Ini bukan soal mengganti merah putih. Ini soal menyuarakan bahwa merah putih terlalu suci untuk dikibarkan di negara yang pemerintahnya gemar mempersulit rakyatnya sendiri.

Para sopir itu, dan semua yang mengikuti aksi ini, justru lebih nasionalis daripada para pejabat yang menghukum mereka. Mereka lebih pancasilais, meski sering tak diperlakukan secara adil dan beradab. Mereka tetap membayar pajak, tetap mengurus administrasi yang rumit, tetap hidup dalam sistem yang tak berpihak. Tapi mereka juga tetap bermimpi. Tetap berani. Tetap melawan.

Jika gerakan ini tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar, menjadi benih revolusi, itu bukan karena mereka membenci negara. Tapi karena mereka ingin menyelamatkannya.

Dan mungkin, seperti kata Thomas Shelby di Peaky Blinders, “Kami bukannya tak setia. Justru karena kami setia, kami tak ingin simbol kesetiaan kami tercemar oleh ketidakadilan.”

  • Penulis: Evant Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Olahraga Desa se Kecamatan Balapulang Digelar, PAC GP Ansor Balapulang Serukan Sportivitas!

    Pekan Olahraga Desa se Kecamatan Balapulang Digelar, PAC GP Ansor Balapulang Serukan Sportivitas!

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 1.861
    • 0Komentar

    Balapulang, 29 Juni 2025 – Semangat kebersamaan dan sportivitas akan segera menyelimuti Kecamatan Balapulang! Persatuan Sepak Bola Balapulang siap menyelenggarakan Pekan Olahraga Desa (Pordes) yang akan dimulai pada 5 Juli 2025 mendatang. Sebanyak 18 desa telah mengikuti technical meeting pada Sabtu, 28 Juni 2025 di Pendopo Kecamatan Balapulang. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga […]

  • Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    Silaturahmi Perdana, PAC GP Ansor Balapulang Samakan Visi Calon Pengurus

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Rapat perdana calon pengurus harian Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Balapulang hasil tim formatur Masa Khidmat 2025-2028 dikemas dengan silaturahmi dilaksanakan di rumah Sahabat Evant, selaku ketua mandataris PAC GP Ansor Balapulang pada Senin, 23 Juni 2025. Saat memberikan sambutan, Evant mengatakan kepada calon pengurus harian PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat […]

  • Sepak Terjang Muslimat NU

    Sepak Terjang Muslimat NU

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 350
    • 2Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) hari ini genap berusia 77 tahun. Organisasi bagi perempuan Nahdliyin ini berdiri pada 29 Maret 1946 M atau bertepatan dengan tanggal 21 Rabiul Akhir 1365 H di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini disepakati oleh para ulama NU pada Muktamar Ke-16 NU di kota tersebut, sebagaimana disebut dalam Ensiklopedia NU. Pada mulanya, […]

  • Teladani Tokoh NU dan Rawat Semangat Khidmah, Ansor Kabupaten Tegal Adakan Ziarah On The Road Harlah Ansor ke-92 photo_camera 4

    Teladani Tokoh NU dan Rawat Semangat Khidmah, Ansor Kabupaten Tegal Adakan Ziarah On The Road Harlah Ansor ke-92

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Salah satu rangkaian dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Tegal, Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal gelar “Ziarah On The Road” dengan mengunjungi sejumlah makam tokoh Ansor dan Pendiri Kabupaten Tegal pada Jumat (08/05/2026). Kegiatan tersebut sebagai ikhtiar merawat tradisi ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyah melalui ziarah dan […]

  • Ringankan Beban Sesama, PAC GP Ansor Balapulang Salurkan Bantuan dan Bangun Mushola Darurat di Padasari Play Button

    Ringankan Beban Sesama, PAC GP Ansor Balapulang Salurkan Bantuan dan Bangun Mushola Darurat di Padasari

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Balapulang – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Balapulang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi para penyintas bencana tanah longsor dan tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Minggu (15/2/2026). Aksi kemanusiaan ini melibatkan puluhan anggota Ansor dan Banser yang terjun langsung ke lokasi bencana untuk […]

  • Pengurus Harian Gelar Rakor Sekaligus Buka Puasa Bersama

    Pengurus Harian Gelar Rakor Sekaligus Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 4Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Sabtu 1 April 2023 bertempat di MWC NU Kec. Balapulang, Pengurus Harian PAC GP ANSOR Balapulang melaksanakan rapat kordinasi guna membahas program kerja terdekat sekaligus buka puasa bersama. Rapat koordinasi dipimpin oleh sekjen PAC GP ANSOR Balapulang Sahabat Agus Salim. “Mengingat bulan Ramadhan padat kegiatan, rapat koordinasi ini harus bisa kita maksimalkan agar […]

expand_less