Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KeNUan » PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

  • account_circle Akhi Subkhi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 823
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Slawi, 20 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Lantai 3 PCNU Kabupaten Tegal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2. Muskercab 2 tersebut bertujuan merumuskan arah strategis dan kebijakan organisasi ke depan. Forum ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya dan perancangan langkah konkret untuk mendukung kemajuan organisasi NU di tingkat cabang.

Acara dibuka secara resmi oleh KH. Nawawi Ashari yang menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga mendorong agar program-program prioritas yang telah dirancang bisa dilaksanakan dengan maksimal dalam tahun berjalan.

Selain itu Ketua PCNU Kabupaten Tegal, Khozi’in, S.Pd, menyampaikan bahwa terdapat empat program prioritas yang telah dirumuskan untuk mendukung kemajuan organisasi. Program tersebut diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat Nahdiyin di Kabupaten Tegal.

Mewakili PWNU Jawa Tengah, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag, turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam pengantarnya, ia menekankan pentingnya adaptasi dan relevansi NU dengan perkembangan zaman. Ia juga menyoroti perlunya dukungan sosial dari masyarakat terhadap program-program PCNU di daerah.

Dalam refleksi atas Muskercab ini, PWNU Jawa Tengah melalui Gus Rosin menyampaikan apresiasi terhadap capaian PCNU Kabupaten Tegal, khususnya dalam mendorong reformasi sosial yang terarah. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran NU lebih peka terhadap tantangan zaman, termasuk potensi konflik sosial yang lahir dari kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.

“Saya sangat mengapresiasi sambutan dari Kyai Nawawi Ashari. Beliau telah memberikan gambaran yang luar biasa tentang kondisi PCNU di Kabupaten Tegal. Melalui pendekatan yang positif ini, saya yakin PCNU di Tegal akan mampu melakukan loncatan besar untuk kemajuan umat.”

Menanggapi pesatnya transformasi digital, Gus Rosin menyoroti perubahan dalam pola keagamaan, termasuk munculnya teknologi seperti mesin AI pemberi fatwa di Dubai. Hal ini, menurutnya, harus menjadi refleksi NU dalam mempertahankan nilai silaturahmi dan cara beribadah yang khas.

Pada sesi diskusi, peserta Muskercab turut menggarisbawahi urgensi menjaga masjid dan mushola NU dari pengaruh luar yang tidak sejalan dengan nilai Aswaja. Program kemandirian organisasi dan penguatan moderasi di ruang-ruang ibadah menjadi prioritas yang harus diimplementasikan dengan konsisten.

Acara ditutup dengan harapan besar agar Muskercab ke-2 ini mampu melahirkan keputusan strategis dan langkah nyata untuk memperkuat khidmat NU di Kabupaten Tegal. “Dalam menjalankan program, kita harus patuh pada arahan coach (pimpinan) — sebagaimana pemain sepak bola yang sukses karena mengikuti strategi pelatih,” pesan Gus Rosin.

  • Penulis: Akhi Subkhi
  • Editor: ev@nt

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW GP Ansor Jawa Tengah Gelar Muskerwil Ke-2 di Tegal, Tegaskan Penguatan Meritokrasi dan Digitalisasi Kader photo_camera 4

    PW GP Ansor Jawa Tengah Gelar Muskerwil Ke-2 di Tegal, Tegaskan Penguatan Meritokrasi dan Digitalisasi Kader

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    TEGAL — Ansor Balapulang Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah secara resmi membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Ke-2 yang berlangsung di Kabupaten Tegal, Sabtu (12/9/2026). Forum strategis tahunan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi, evaluasi kinerja, serta penetapan arah kebijakan Ansor Jawa Tengah di tengah tantangan digital dan dinamika kebangsaan. Acara pembukaan dihadiri […]

  • Membuka Pintu, Mendekatkan Jarak: Ansor dan Anak Muda photo_camera 6

    Membuka Pintu, Mendekatkan Jarak: Ansor dan Anak Muda

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Umu Habibah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, PAC Ansor Balapulang menyelenggarkan Ansor Championship dengan mengadakan sejumlah perlombaan seperti catur, Mobile Legends, dan futsal. Dimulai pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Gedung MWC NU Balapulang, kegiatan berlangsung semarak. Melalui Saluran WhatsApp PAC GP Ansor Balapulang, saya menyaksikan antusiasme sekaligus keberagamaan dalam kegiatan tersebut yang terasa hangat. Dari […]

  • Makna dan Filosofi Hari Santri 2025

    Makna dan Filosofi Hari Santri 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Balapulang – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi merilis logo Hari Santri 2025 melalui acara Ithlaq (peluncuran) yang digelar di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Senin (22/9/2025). Logo bertajuk “Pita Cakrawala” ini menjadi representasi filosofis tentang santri sebagai kekuatan pemersatu bangsa sekaligus pembawa visi peradaban dunia. “Dari perjalanan sejarah perjuangan hingga tantangan masa kini. Santri selalu […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    Terpilih Secara Aklamasi, Evant Andi Aenurohman Nahkoda Baru GP Ansor Balapulang 2025 – 2028

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 1.025
    • 1Komentar

    Perhelatan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII Gerakan Pemuda Ansor Balapulang, Ahad (18/05/2025) berlangsung lancar. Forum permusyawaratan tertinggi GP Ansor tingkat Anak Cabang yang digelar di Gedung MWC NU Balapulang tersebut secara mufakat menetapkan Evant Andi Aenurohman sebagai Ketua Terpilih Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028.

  • Tahlilan dan Akulturasi Budaya Austronesia

    Tahlilan dan Akulturasi Budaya Austronesia

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Masyarakat masa itu mulai mengenal sistem perhitungan waktu yang lebih sistematis untuk mengenang arwah melalui upacara yang dikenal dengan nama Sraddha. Pada masa ini, kebiasaan berkumpul peninggalan era Austronesia mendapatkan struktur waktu pelaksanaannya secara spesifik.

  • NU Bukan Alat Politik, Melainkan Rumah Khidmat Umat

    NU Bukan Alat Politik, Melainkan Rumah Khidmat Umat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Mustofa Mi'roj
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang Di tengah semakin kaburnya batas antara pengabdian dan kepentingan, Nahdlatul Ulama kembali diuji untuk setia pada jati dirinya. NU lahir bukan untuk menjadi kendaraan politik praktis, apalagi alat legitimasi kekuasaan. NU didirikan sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang tugas utamanya adalah melayani umat. Ruh inilah yang harus ditegaskan kembali dalam Konferensi MWCNU Balapulang 2026. […]

expand_less