Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita » PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

PCNU Kabupaten Tegal Gelar Muskercab ke-2: Menuju Penguatan Kemandirian Organisasi dan Relevansi Zaman

  • account_circle Akhi Subkhi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 647
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Slawi, 20 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Lantai 3 PCNU Kabupaten Tegal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-2. Muskercab 2 tersebut bertujuan merumuskan arah strategis dan kebijakan organisasi ke depan. Forum ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya dan perancangan langkah konkret untuk mendukung kemajuan organisasi NU di tingkat cabang.

Acara dibuka secara resmi oleh KH. Nawawi Ashari yang menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga mendorong agar program-program prioritas yang telah dirancang bisa dilaksanakan dengan maksimal dalam tahun berjalan.

Selain itu Ketua PCNU Kabupaten Tegal, Khozi’in, S.Pd, menyampaikan bahwa terdapat empat program prioritas yang telah dirumuskan untuk mendukung kemajuan organisasi. Program tersebut diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat Nahdiyin di Kabupaten Tegal.

Mewakili PWNU Jawa Tengah, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag, turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam pengantarnya, ia menekankan pentingnya adaptasi dan relevansi NU dengan perkembangan zaman. Ia juga menyoroti perlunya dukungan sosial dari masyarakat terhadap program-program PCNU di daerah.

Dalam refleksi atas Muskercab ini, PWNU Jawa Tengah melalui Gus Rosin menyampaikan apresiasi terhadap capaian PCNU Kabupaten Tegal, khususnya dalam mendorong reformasi sosial yang terarah. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran NU lebih peka terhadap tantangan zaman, termasuk potensi konflik sosial yang lahir dari kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.

“Saya sangat mengapresiasi sambutan dari Kyai Nawawi Ashari. Beliau telah memberikan gambaran yang luar biasa tentang kondisi PCNU di Kabupaten Tegal. Melalui pendekatan yang positif ini, saya yakin PCNU di Tegal akan mampu melakukan loncatan besar untuk kemajuan umat.”

Menanggapi pesatnya transformasi digital, Gus Rosin menyoroti perubahan dalam pola keagamaan, termasuk munculnya teknologi seperti mesin AI pemberi fatwa di Dubai. Hal ini, menurutnya, harus menjadi refleksi NU dalam mempertahankan nilai silaturahmi dan cara beribadah yang khas.

Pada sesi diskusi, peserta Muskercab turut menggarisbawahi urgensi menjaga masjid dan mushola NU dari pengaruh luar yang tidak sejalan dengan nilai Aswaja. Program kemandirian organisasi dan penguatan moderasi di ruang-ruang ibadah menjadi prioritas yang harus diimplementasikan dengan konsisten.

Acara ditutup dengan harapan besar agar Muskercab ke-2 ini mampu melahirkan keputusan strategis dan langkah nyata untuk memperkuat khidmat NU di Kabupaten Tegal. “Dalam menjalankan program, kita harus patuh pada arahan coach (pimpinan) — sebagaimana pemain sepak bola yang sukses karena mengikuti strategi pelatih,” pesan Gus Rosin.

  • Penulis: Akhi Subkhi
  • Editor: ev@nt

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 3Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Ahad 7 Mei 2023 bertempat di gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR melantik sejumlah Pengurus Lembaga PAC GP Ansor beserta Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang. Pelantikan diawali dengan apel bersama Ansor Banser se Kecamatan Balapulang, yang dipimpin oleh pembina apel sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang Gus Khotibul Umam. […]

  • Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

    Menjawab Tantangan Zaman: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pemuda Ansor

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Z. A. Fikri
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral yang hanya menjadi tanggung jawab kementerian atau petani semata. Ia telah menjelma menjadi tantangan strategis bangsa, yang menentukan kualitas hidup, stabilitas sosial, hingga kedaulatan negara. Dalam konteks ini, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor tidak boleh bersifat pasif. Ketahanan pangan harus dipandang sebagai ladang jihad sosial yang menuntut […]

  • Rapat Kerja Pengurus Harian PAC GP Ansor Balapulang Dikemas dengan Retreat dan Makrab Play Button photo_camera 5

    Rapat Kerja Pengurus Harian PAC GP Ansor Balapulang Dikemas dengan Retreat dan Makrab

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Pengurus Harian PAC GP Ansor Balapulang menggelar rapat kerja yang dikemas dalam suasana retreat dan malam keakraban (makrab) di Villa Darul Furqon, kawasan wisata Guci, Tegal. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus harian dan berlangsung penuh semangat kebersamaan (Guci, 30 November 2025). Acara dibuka dengan sholat berjamaah, tahlil, dan doa bersama […]

  • Sepak Terjang Muslimat NU

    Sepak Terjang Muslimat NU

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 266
    • 2Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) hari ini genap berusia 77 tahun. Organisasi bagi perempuan Nahdliyin ini berdiri pada 29 Maret 1946 M atau bertepatan dengan tanggal 21 Rabiul Akhir 1365 H di Purwokerto, Jawa Tengah. Hal ini disepakati oleh para ulama NU pada Muktamar Ke-16 NU di kota tersebut, sebagaimana disebut dalam Ensiklopedia NU. Pada mulanya, […]

  • Makna dan Filosofi Hari Santri 2025

    Makna dan Filosofi Hari Santri 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Balapulang – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi merilis logo Hari Santri 2025 melalui acara Ithlaq (peluncuran) yang digelar di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Senin (22/9/2025). Logo bertajuk “Pita Cakrawala” ini menjadi representasi filosofis tentang santri sebagai kekuatan pemersatu bangsa sekaligus pembawa visi peradaban dunia. “Dari perjalanan sejarah perjuangan hingga tantangan masa kini. Santri selalu […]

  • Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    Review Buku: Ikhtisar Sejarah Nahdlatul Ulama 1344 H/1926 M

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 679
    • 2Komentar

    Buku mungil yang diterbitkan oleh LTN NU ini bercerita secara lugas tentang bagaimana proses lahirnya Nahdlatul Ulama. Mulai sejak pra-kondisi lahirnya NU (1914); tonggak sejarah lahirnya NU (1926); hingga pasca lahirnya NU (1945). Sesuai yang tersemat di awal judul, ‘ikhtisar’ yang dimaksud di sini terinspirasi dari kitab-kitab mainstream yang kita kenal di pesantren, seperti Mukhtashar […]

expand_less