Serap Aspirasi Warga Balapulang, Bupati Tegal Hadirkan Solusi Terpadu: Dari Masalah Irigasi, Infrastruktur, hingga Pendidikan Keagamaan
- account_circle admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman saat memberikan sambutan dalam dialog interaktif, Bupati Tilik Desa Tahun 2026, Kalibakung, Jum'at, 16 Oktober 2026 - Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALAPULANG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menjemput aspirasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan lewat agenda “Bupati Tilik Desa”. Mengusung tajuk Dialog Interaktif dan Diseminasi Informasi kepada Masyarakat, kegiatan tersebut berlangsung hangat di Balai Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Jumat (16/10/2026).
Acara dimulai sejak pagi, sebelum forum dialog dimulai, ratusan warga Desa Kalibakung dan sekitarnya memadati gerai pelayanan publik terpadu yang disediakan oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tegal. Layanan jemput bola tersebut mencakup urusan administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, hingga konsultasi teknis lintas dinas.
Bupati Tegal hadir langsung didampingi Sekretaris Daerah serta seluruh kepala dinas/OPD teknis terkait. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopincam Balapulang, kepala desa se-Kecamatan Balapulang, unsur MWCNU beserta badan otonomnya (GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU, IPNU-IPPNU), serta berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Respons Cepat Kebutuhan Warga dan Mitigasi Dampak Iklim
Dalam sesi dialog interaktif, Bupati bersama jajaran OPD merespons langsung ragam persoalan yang dihadapi warga di tingkat akar rumput, mulai dari kebutuhan sarana sanitasi sederhana seperti bantuan ember, hingga persoalan perlindungan sosial seperti skema iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan bagi pekerja mandiri serta tenaga kerja non-upah.
Isu kekeringan lahan akibat fenomena El Nino yang dikeluhkan para petani juga mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Tegal merespons cepat dengan komitmen penyaluran bantuan pasokan air bersih serta langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan pangan lokal. Terkait produktivitas pertanian, pemerintah daerah mendorong kelompok tani menyusun proposal bantuan alat mesin pertanian, seperti mesin tanam padi (transplanter).
Infrastruktur, Sungai, dan Pengelolaan TPS 3R
Pembangunan fisik dan tata kelola lingkungan menjadi salah satu sorotan utama dalam diskusi:
-
Pengelolaan Sampah dan TPS 3R: Perwakilan unsur TPS 3R, Muhammad Masruri, menyuarakan kendala operasional akibat rusaknya armada truk sampah serta akses jalan menuju lokasi TPS yang mengalami kerusakan parah. Masruri juga meminta kejelasan regulasi terkait jaminan sosial bagi tenaga kerja non-upah di bidang persampahan.
-
Jalan, Jembatan, dan Drainase: Usulan perbaikan jalan kabupaten, pembenahan jalan usaha tani, penanganan jembatan rusak, serta pembangunan drainase permukiman dibahas tuntas guna memperlancar mobilitas warga dan mencegah genangan air saat curah hujan tinggi.
-
Normalisasi Sungai dan Irigasi: Terkait suplai air lahan pertanian, khususnya bagi petani di Balapulang Kulon dan pengguna jaringan Bendung Danawari, dibahas rencana normalisasi aliran sungai dan peningkatan pengelolaan saluran irigasi agar pembagian air dapat merata.
Bupati menegaskan pentingnya budaya perawatan infrastruktur secara rutin dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan berkala ketika kerusakan sudah parah. Perawatan harian yang konsisten dinilai jauh lebih efektif dan memperpanjang usia pakai fasilitas publik.
Pendidikan Keagamaan, Wisata Desa, dan Administrasi Pajak
Sektor pendidikan dan ekonomi desa turut menjadi pembahasan mendalam:
-
Sarana Pendidikan dan Status Lahan: Warga menyampaikan permohonan bantuan fasilitas pendukung seperti mebeler bagi Madrasah Diniyah/TPQ serta pengadaan sound system. Menanggapi hal tersebut, dipaparkan pembagian kewenangan antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama untuk madrasah, di samping tindak lanjut penyelesaian legalitas/status tanah sekolah dasar (SD) yang memerlukan rehabilitasi fisik.
-
Pajak dan Wisata Desa: Terkait administrasi, keluhan warga mengenai layanan mutasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) langsung diarahkan kepada mekanisme percepatan dari dinas terkait. Selain itu, penurunan kunjungan pada objek wisata desa menjadi catatan bersama untuk dilakukan penguatan promosi serta penataan destinasi.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan, Bupati Tegal menyerahkan hadiah perlombaan kebersihan lingkungan desa serta membagikan paket bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran seluruh jajaran OPD di Balai Desa Kalibakung ini memastikan setiap usulan warga langsung tercatat dan masuk ke dalam peta prioritas perencanaan pembangunan Kabupaten Tegal.



- Penulis: admin





