Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Membuka Pintu, Mendekatkan Jarak: Ansor dan Anak Muda

Membuka Pintu, Mendekatkan Jarak: Ansor dan Anak Muda

  • account_circle Umu Habibah
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, PAC Ansor Balapulang menyelenggarkan Ansor Championship dengan mengadakan sejumlah perlombaan seperti catur, Mobile Legends, dan futsal. Dimulai pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Gedung MWC NU Balapulang, kegiatan berlangsung semarak.

Melalui Saluran WhatsApp PAC GP Ansor Balapulang, saya menyaksikan antusiasme sekaligus keberagamaan dalam kegiatan tersebut yang terasa hangat. Dari latar belakang yang tidak saling kenaldan umur yang berbeda, mereka berinteraksi, tertawa dan menemukan ruang perjumpaan.

Sebagai organisasi dengan identitas keagamaan serta tradisi organisasi yang kuat, keberadaanAnsor dan NU belum tentu akrab bagi setiap kalangan, terutama anak muda yang belum banyak bersentuhan dengan aktivitas organisasi.

Karena itu, persoalannya tidak selalu tentang bagaimana membuat orang menerima organisasi ini, tetapi juga tentang bagaimana membuka kesempatan agar orang lain mengenalnya secara langsung.

Hadir dengan kegiatan yang cenderung dekat dengan kehidupan masyarakat ternyata bisa menjadi medium untuk mempertemukan organisasi dengan kelompok yang selama ini belum bersentuhan dengannya.

Catur, Mobile Legends, dan futsal, mungkin tampak sebagai kegiatan sederhana. Namun, lewat kegiatan tersebut, jembatan terbentuk. Sebab, tidak semua perjumpaan harus dimulai dengan kesamaan identitas atau pemahaman. Terkadang, kesamaan minat saja sudah cukup untuk membuka pintu.

Mereka tidak hanya datang, bercanda, dan menikmati kebersamaan dalam minat yang sama, tapi juga mengenal Ansor dan NU sebagai wadah yang mempertemukan mereka. Sekaligus, merasakan pengalaman di gedung MWC NU yang selama ini mungkin hanya mereka lewati begitu saja, sebagairuang pertemuan yang menghadirkan kenangan tersendiri.

Di sinilah organisasi tidak sekedar memperkenalkan dirinya, tetapi juga memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengalami sendiri interaksi di dalamnya.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta di grup peserta lomba setelah berakhirnya kegiatan, selain ucapan terima kasih, ia juga menyampaikan kesan mendalam tentang kegiatan ini,

“Kami dari latar belakang yang berbeda namun bisa bersilaturahmi, tertawa, tersenyum, ngopi dan udud bareng di gedung NU. Itulah hebatnya NU. Mudah-mudahan ke depannya bisa diadakan lomba catur lagi. ”

Selain itu, ada pesan mendalam yang disampaikan oleh Ketua PAC Ansor demisioner, “.. sebenarnya saya punya keinginan bikin kegiatan begini dulu, tapi tidak kesampaian.”

Artinya, kegiatan ini punya tempat di sebagian hati peserta maupun kalangan di dalam lingkungan Ansor dan NU itu sendiri.

Tantangan selanjutnya adalah menjaga agar pintu yang sudah terbuka tetap diketuk kembali. Barangkali, sebuah organisasi tidak sedang kehilangan kekhasannya ketika membuka pintu bagi lebih banyak orang. Justru, ia sedang menemukan cara agar identitas dan nilai-nilai yang dijaganya dapat berjumpa dengan kehidupan masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pengurus untuk terus mengembangkan aktivitas yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Ke depan, mungkin ruang perjumpaan dapat dibangun melalui kegiatan olahraga, seni, kompetisi, sosial, maupun aktivitas lain yang diminati anak muda.

Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, yang nilai-nilainya tidak hanya disampaikan melalui lisan, tetapi juga dihadirkan melalui perilaku dan pengalaman nyata. Barangkali, nilai-nilai itulah yang ingin dihadirkan dalam kegiatan ini.

Sebagaimana Sunan Kalijaga dengan wayang dan tembang Jawa-nya yang dekat dengan masyarakat, catur, Mobile Legends, dan futsal barangkali bisa menjadi nilai medium yang akrab bagi anak muda.

Sebab, terkadang, orang tidak perlu mendengar penjelasan panjang lebar untuk mengenal sebuah nilai; cukup merasakan bagaimana nilai itu dihidupkan.

Terakhir, seperti harapan yang disampaikan salah satu peserta,

“Semoga PAC Ansor Balapulang dan NU berkah dan sukses selalu. Aamiin.”

Amiin ya rabbal ‘aalamiin..

  • Penulis: Umu Habibah

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    PAC GP ANSOR Balapulang Lantik Pengurus Lembaga Serta Kukuhkan Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 3Komentar

    ANSORBALAPULANG.OR.ID – Ahad 7 Mei 2023 bertempat di gedung MWCNU Kecamatan Balapulang, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR melantik sejumlah Pengurus Lembaga PAC GP Ansor beserta Satkoryon BANSER Kecamatan Balapulang. Pelantikan diawali dengan apel bersama Ansor Banser se Kecamatan Balapulang, yang dipimpin oleh pembina apel sekaligus ketua PAC GP Ansor Kecamatan Balapulang Gus Khotibul Umam. […]

  • Gowes Bareng Bupati, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal: Momentum Soliditas dan Semangat Baru Kader Ansor photo_camera 6

    Gowes Bareng Bupati, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal: Momentum Soliditas dan Semangat Baru Kader Ansor

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ansor Balapulang
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Ansor Balapulang – Kegiatan “Ansor Banser Gowes Bareng Bupati” yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tegal pada Minggu (27/7/2025) menjadi momentum penting bagi PAC GP Ansor Balapulang. Selain mempererat solidaritas antarkader, kegiatan ini juga menjadi ajang membangun budaya hidup sehat dan memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan baru. Rute gowes yang dimulai […]

  • Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

    Akun Instansi Bukan Panggung Seremoni

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Dalam konteks budaya Indonesia, penghormatan kepada atasan serta ungkapan empati pada saat berduka merupakan hal yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari tata krama. Namun, ketika ekspresi tersebut dipublikasikan melalui akun resmi lembaga, muncul pertanyaan mendasar: apakah konten tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat, atau sekadar untuk kepentingan pejabat? Belakangan fenomena terkait akun resmi instansi pemerintah […]

  • Serap Aspirasi Warga Balapulang, Bupati Tegal Hadirkan Solusi Terpadu: Dari Masalah Irigasi, Infrastruktur, hingga Pendidikan Keagamaan photo_camera 3

    Serap Aspirasi Warga Balapulang, Bupati Tegal Hadirkan Solusi Terpadu: Dari Masalah Irigasi, Infrastruktur, hingga Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BALAPULANG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menjemput aspirasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan lewat agenda “Bupati Tilik Desa”. Mengusung tajuk Dialog Interaktif dan Diseminasi Informasi kepada Masyarakat, kegiatan tersebut berlangsung hangat di Balai Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Jumat (16/10/2026). Acara dimulai sejak pagi, sebelum forum dialog dimulai, ratusan warga Desa Kalibakung dan […]

  • Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028

    Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus PAC GP Ansor Balapulang Masa Khidmat 2025-2028

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Balapulang, Ansor Balapulang Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Balapulang masa khidmah 2025-2028 resmi dilantik. Kepengurusan yang dinahkodai oleh Sahabat Evant Andi Aenurohman ini resmi dilantik dalam lampiran SK PW GP Ansor Jawa Tengah Nomor 218/PW.X/SK-01/IX/2025 yang dibacakan langsung oleh Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Tegal Rifan Fahmi bersama Koordinator Wilayah PW GP Ansor Jawa […]

  • Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

    Berkibarnya Jolly Roger, Metafora Ketidakpuasan Publik

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Evant Andi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Terdapat sebuah pemandangan yang kontras muncul di permulaan bulan kemerdekaan Republik ini. Para supir truk yang biasanya mengibarkan bendera merah putih di tiang atau besi penyangga spion truknya setiap menyambut bulan Agustus, tahun ini memutuskan untuk tidak mengibarkannya. Mereka memprotes kebijakan penegakan aturan ODOL (Over Dimension Over Load) yang terasa timpang. Supir yang hanya menjalankan […]

expand_less